Andai Bisa Kuhentikan Waktu

Image
I love you

Saya tidak ingin menambahkan jumlah jam dalam sehari. Biarlah tetap 24. Jika boleh berandai-andai, saya hanya ingin menghentikan waktu untuk sementara dan melakukan semua yang terlewatkan, menyelesaikan yang tertunda, menambah yang masih sangat kurang. Mungkin listnya akan menjadi sangat panjang. Kalau boleh diuraikan seperti ini :

  1. Menemani bayi kecilku Raesa di usianya yang akan masuk 6 bulan di akhir bulan ini, menyiapkan menu makan pertamanya, mengukuti semua perkembangannya, memberikan asi exclusive yang lebih, memeluknya lebih lama, menyenandungkan banyak lagu dan masih banyak lagi
  2. Bermain lebih lama dengan catikku Kaira, mengajarinya lagu-lagu baru, memeluk tidurnya, menyuapi, menemaninya berdandan, mengajarinya naik sepeda roda dua barunya yang sampai sekarang belum bisa dia naiki, lebih lama jalan pagi bersama, mendengar dia melucu dan menghayal dan banyak lagi
  3. Menemani pintarku Tanisha menyelesaikan tumpukkan lukisan crayonnya, mendengarkan dia bercerita tentang banyak hal baru, membacakan dongeng sebelum tidur, menemani tidurnya, mendokumentasikan prestasinya, menjawab semua keingintahuannya, bercanda bersama, dan banyakkk lagi
  4. Memasakkan cintaku Ayah masakan kesukaannya, membuat bekal makan siangnya, menemaninya minum kopi dan baca Koran, mendampingi malamnya, bercanda dan bercerita, memijit lelahnya, dan masih banyak lagi..
  5. Pulang kampung (banyak hal dilakukan bersama keluarga besar, teman kecil dan sahabat)
  6. Menyelesaikan deadline kantor
  7. Menyelesaikan deadline pribadi (lebih mendekatkan diri dengan sang Pencipta) dan keluarga
  8. Ngeblogggggg dan BW, mengikuti perkembangan sahabat emak2 blogger dan keluarganya dan bersilaturahmi , kopdar dengan teman2 baru
  9. Baca novel, komik, nonton film yang udah banyak terlewat
  10. Masak sampai puas
  11. Denger music dan ke salon
  12. Belanjaaaa
  13. Senam
  14. Liburan
  15. Dst, etc, dll, ….

Tapi sayang waktu berandai-andai sudah habis. Dan saatnya melanjutkan terjemahan tulisan kriting ke lurus (Thai to Indo).

Apapun, saya hanya bisa menjalani semua yang ada dengan penuh syukur dan tetap semangat. Hidup itu memilih. Dan akan selalu begitu. Selalu dihadapkan pada pilihan. Saat kita memilih, itulah yang kita jalani dengan penuh tanggung jawab. Yakin Allah selalu memberi yang terbaik dan semua akan indah pada waktunya. Miss u all. Hugs 🙂

Iklan

Tahun Ketujuh, Bahagia Bersamamu

bahagia bersamamu
bahagia bersamamu

Dia masih sama. Masih pendiam jika dibandingkan dengan saya. Masih sangat penyabar, masih penuh perhatian dan masih menjadi suami dan ayah yang super hebat buat keluarga kami. Dan hari ini, masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, dia lupa hari ini hari ulang tahun pernikahan (sepertinya ada beberapa kali yang ingat). Begitulah dia. Tapi, akhirnya itu tidaklah begitu penting buat saya. Karena yang terpenting, dia adalah suami tercinta dan ayah yang baik bagi anak-anak saya. Ngga seperti ahun lalu, kita merayakan ulang tahun pernikahan keenam dengan menikmati live music di Hard Rock Café, hari ini kita di rumah bersama ank-anak.

Lanjutkan membaca “Tahun Ketujuh, Bahagia Bersamamu”

Raesa – 3 bulan

Raesa - jelang 3 bulan :)
Raesa – jelang 3 bulan 🙂

Ngga terasa sudah sampai di penghujung bulan Maret. Beberapa bulan terakhir ini saya memang benar-benar ngga sempat ngeblog atau sekedar BW mampir ke blog sahabat. Lanjut…penghujung Maret, berarti Raesa catikku sudah masuk umur 3 bulan di tanggal 31. Alhamdulillah, Raesa tumbuh dengan sehat, semakin lucu, makin pintar dan menggemaskan.

Berikut sekilas review pertumbuhan dan perkembangan Raesa sampai hari ini (3 bulan kurang 1 hari 😀 ) :

Lanjutkan membaca “Raesa – 3 bulan”

Stok ASI

Semoga stok selalu penuh :)
Semoga stok selalu penuh 🙂

Bisa menyusui dan memberkan ASI eksklusif untuk buah hati tercinta sampai enam bulan penuh adalah dambaan setiap ibu. Tapi tidak semua ibu bisa memenuhi harapan tersebut terutama untuk ibu yang juga bekerja. Itu sebabnya mempunyai stok ASI yang cukup adalah hal yang banyak diusahakan oleh para ibu yang juga bekerja tersebut. Demikian juga dengan saya.

Lanjutkan membaca “Stok ASI”

Keluarga Baru Kami – Raesa Adwa Nuryanto

Anggota keluarga baru kami :)
Anggota keluarga baru kami 🙂

Alhamdulilah, sekarang jumlah keluarga kecil kami sudah bertambah. Raesa Adwa Nuryanto, sudah benar-benar hadir. Anak ketiga yang sehat dan cantik. Raesa, begitu kami memanggil si bungsu ini, lahir di penghujung tahun, 31 Desember 2012 pada pukul 08.20 WIB dengan berat 3300 gram dan panjang 50 cm.

3 bidadariku
3 bidadariku

Persalinan

induksi pasca sesar - rully

Proses persalinan kali ini adalah yang terlama jika dibandingkan dengan persalinan anak pertama dan kedua. Pada saat kehamilan saya masuk ke umur 41 minggu, saya masih belum merasakan tanda-tanda kontraksi sedikitpun. Dengan pertimbangan riwayat melahirkan anak yang kedua, Kaira, saat itu juga ngga ada kontraksi alami lalu memutuskan untuk induksi agar bisa melahirkan normal. Saat melahirkan anak kedua itu saya berhasil dengan VBAC pertama yang saya harap bisa terulang di persalinan anak ketiga. Maka, saya, suami dan dokter sepakat untuk menentukan tanggal 28 Desember 2012 sore saya masuk rumah sakit untuk diinduksi.

Lanjutkan membaca “Keluarga Baru Kami – Raesa Adwa Nuryanto”

Mengungsi

Akan bertambahnya anggota keluarga membuat saya dan suami mempertimbangkan untuk merenovasi rumah, ya minimal bisa punya tambahan kamar lagi. Maklum kita selama ini tinggal di perumahan tipe kecil yang hanya punya dua kamar. Alhamdulillah kita masih punya space tanah di sebelah rumah meskipun kecil juga, jadi sebagian dari tanah di sebelah rumah itu yang kami dirikan bangunan tambahan.
Lanjutkan membaca “Mengungsi”

Cuti Melahirkan

Akhirnya cuti juga di usia kehamilan saya yang sekarang sudah masuk 40 minggu. Seharusnya sih bisa ngambil cuti lebih awal tapi ternyata sikon belum memungkinkan. Kerjaan di kantor lagi banyak-banyaknya, apalagi akhir tahun begini. Rasanya kerjaan ngga ada habisnya. Deadline semua pula.
Sebenarnya untuk masa cuti ini sudah ada orang yang menggantikan dari sebulan lalu tapi kemarin pengganti ini benar-benar recruit karyawan baru jadi bener-bener ngajarin dulu dari nol.
Okay, sementara lupain dulu tentang pekerjaan kantor dan fokus persiapan melahirkan nih. Berdasarkan perkiraan dokter seharusnya saya udah ngerasain kontraksi dalam usia 40 minggu ini. HPL atau hari perkiraan lahirnya tanggal 28 Desember dan itu katanya toleransi terakhir untuk nunggu mules atau kontraksi alaminya muncul. Kalau belum juga kontraksinya, pilihannya adalah induksi atau operasi sesar. Ya, saya memang punya riwayat operasi sesar saat anak pertama tapi anak kedua alhamdulillah bisa VBAC dengan jarak 18 bulan dan dengan diinduksi. Meskipun induksi katanya tidak disarankan bagi yang punya riwayat sesar apalagi dengan jarak kelahiran yang dekat.
Untuk anak ketiga ini, saya juga berharap bisa VBAC lagi dan bisa kontraksi alami. Masih tersisa 2.5 hari lagi untuk mengambil keputusan antara induksi atau operasi sesar.
Dokter bilang, semua kembali ke kemantapan hati saya dengan memaparkan kemungkinan-kemungkinannya. Seandainya saya tetap memilih diinduksi dengan harapan bisa melahirkan normal, maka yang dilakukan adalah induksi kecil karena saya ada riwayat operasi sesar dan dengan pemantauan yang kebih intensif.
Yaa Allah, semoga kemantapan hati ini ngga berubah untuk bisa VBAC lagi. Semoga semua prosesnya dilancarkan dan diberikan yang terbaik. Amien.
Cuti melahirkan untuk anak ketiga ini adalah yang paling mepet sama HPL, terhitung tanggal 26 Desember 2012 sampai 25 Maret 2013. Tinggal nunggu mules nih. Semoga segera. Bismillahirahmanirrahiim.