Diet

Hi My Blog! Hi My friends ‘Emak-emak blogger yang pada rajin-rajin posting’!

*fiuh* Akhirnya bisa mulai posting lagi 🙂

pilihan makanan diet ala Rully

Well, banyak draft postingan yang belum selesai dan saya memutuskan untuk menulis tentang ‘D-I-E-T’ saya yang baru saja berjalan 11 hari ini, tapi HORE!!! Sudah bisa turun 2 Kg lho. Eits, ngga boleh seneng dulu. Ini baru permulaan dan ngga boleh terlena.

Program diet ini seharusnya sudah berjalan di awal Januari tahun ini karena ini adalah salah satu ‘resolusi’ saya di tahun 2014. Bisa dibilang sangat sangat sangat telat hehehe.. Ya begitulah. Saya termasuk orang yang doyan banget makan dan hobi banget ngemil. So..Diet is always for tomorrow 🙂

Terus koq bisa akhirnya punya niat? Itu karena :

  1. Tahu sendiri kan kalau wanita seperti saya, sudah emak-emak anak 3 (tiga) dan umur 34 (tiga puluh empat) susah banget nurunin berat badan. Malah yang ada naik terus meskipun udah makan dikit (kayanya ga mungkin ya kalo dikit hehehe) tetep aja jadi jadi daging.

Apalagi saya yang tipe doyan makan, ngemil dan menghabiskan makanan sisa hahaha. Bisa jadi bom waktu yang super cepat hitung mundurnya.

  1. Saya tuh suka banget foto dan difoto, jadi setiap kali foto dan lihat hasilnya..sakitnya tuh disini…(mewek nunjuk hati 😦 )
  2. Kalau pas hunting baju atau celana. Yang ada cuma bisa ngiler pengen model ini dan itu karena yang dicari pertama ukuran dulu model menyesuaikan stock (mewek lagi). Apalagi kalau yang jualnya atau SPG nya bilang, “Maaf ini all size ngga ada ukuran”.
  3. Jalan udah ngga enak, rasanya berat dan
  4. Dan masih banyak seabrek alasan lainnya.

Nah, terus dietnya ngapain ya? Sebenarnya saya sih kombinasi dari berbagai sumber tapi saya lakukan sesuai kemampuan saya aja seperti berikut :
Lanjutkan membaca “Diet”

Iklan

Cuti Melahirkan

Akhirnya cuti juga di usia kehamilan saya yang sekarang sudah masuk 40 minggu. Seharusnya sih bisa ngambil cuti lebih awal tapi ternyata sikon belum memungkinkan. Kerjaan di kantor lagi banyak-banyaknya, apalagi akhir tahun begini. Rasanya kerjaan ngga ada habisnya. Deadline semua pula.
Sebenarnya untuk masa cuti ini sudah ada orang yang menggantikan dari sebulan lalu tapi kemarin pengganti ini benar-benar recruit karyawan baru jadi bener-bener ngajarin dulu dari nol.
Okay, sementara lupain dulu tentang pekerjaan kantor dan fokus persiapan melahirkan nih. Berdasarkan perkiraan dokter seharusnya saya udah ngerasain kontraksi dalam usia 40 minggu ini. HPL atau hari perkiraan lahirnya tanggal 28 Desember dan itu katanya toleransi terakhir untuk nunggu mules atau kontraksi alaminya muncul. Kalau belum juga kontraksinya, pilihannya adalah induksi atau operasi sesar. Ya, saya memang punya riwayat operasi sesar saat anak pertama tapi anak kedua alhamdulillah bisa VBAC dengan jarak 18 bulan dan dengan diinduksi. Meskipun induksi katanya tidak disarankan bagi yang punya riwayat sesar apalagi dengan jarak kelahiran yang dekat.
Untuk anak ketiga ini, saya juga berharap bisa VBAC lagi dan bisa kontraksi alami. Masih tersisa 2.5 hari lagi untuk mengambil keputusan antara induksi atau operasi sesar.
Dokter bilang, semua kembali ke kemantapan hati saya dengan memaparkan kemungkinan-kemungkinannya. Seandainya saya tetap memilih diinduksi dengan harapan bisa melahirkan normal, maka yang dilakukan adalah induksi kecil karena saya ada riwayat operasi sesar dan dengan pemantauan yang kebih intensif.
Yaa Allah, semoga kemantapan hati ini ngga berubah untuk bisa VBAC lagi. Semoga semua prosesnya dilancarkan dan diberikan yang terbaik. Amien.
Cuti melahirkan untuk anak ketiga ini adalah yang paling mepet sama HPL, terhitung tanggal 26 Desember 2012 sampai 25 Maret 2013. Tinggal nunggu mules nih. Semoga segera. Bismillahirahmanirrahiim.

Hindarkan Anak dari Kekerasan Seksual

flyers from http://www.supermomsindonesia.com

Setelah sesi pertama dari Tetralogy Parenting Seminar tentang Tantangan Mendidik Anak di Era Digital, sesi kedua kali ini adalah tentang Hindari Anak dari Kekerasan Seksual atau disini saya lebih enak menyebutnya Hindarkan Anak dari Kekerasan Seksual. Untuk menghindari segala bentuk pelecehan seksual pada anak, perlu adanya pendidikan seks yang diberikan oleh keluarga sejak dini.

Sebelum kita lebih jauh, disini kita perlu mengevaluasi ulang kembali kita sebagai orang tua.

–          Bagaimana memperlakukan anak kita selama ini?

–          Bagaimana kita berbicara dengan mereka?

–          Sejauh mana peran Ayah terlibat dalam pengasuhan?

–          Siapa yang mengajarkan agama?

–          Bagaima caranya?

Anak adalah anugrah Tuhan yang dititipkan kepada kita untuk dijaga dan dididik dengan sebaik-baiknya dan suatu saat kita harus mengembalikannya kembali dengan sebaik-baiknya juga lahir dan bathin. Kita seringkali lupa akan hal itu dan menganggap apa yang yang kita lakukan adalah yang terbaik. Banyak hal di keseharian kita tanpa kita sadari menjadi tempat belajar anak-anak kita.

Okay, Kita kembali lagi ke tema, berikut adalah pemaparan yang saya dapat dari Ibu Elly Risman, Psi (Yayasan Kita & Buah Hati) sebagai pembicara di seminar kali ini.

Lanjutkan membaca “Hindarkan Anak dari Kekerasan Seksual”

Ibu Hamil Berpuasa – Amankah?

Tidak terasa saya sudah melewatkan blog ini selama hampir sebulan. Pekerjaan kantor yang akhir-akhir ini semakin menyita waktu dan anak-anak yang sudah mulai masuk sekolah serta membutuhkan perhatian lebih dari mamanya yang selalu pulang malam, juga kondisi kehamilan saya membuat blog ini agak terabaikan. Tiba-tiba sudah akan mengakhiri minggu ketiga di bulan July, berarti saatnya menyambut pulan Ramadhan yang insyaalah akan dimulai besok 20 July 2012.

Menjelang bulan Ramadhan ini, mungkin banyak ibu hamil yang ragu untuk berpuasa, termasuk saya. Minggu ini kehamilan saya memasuki minggu ke-16. Tetapi saya tidak ingin melewatkan puasa Ramadhan kali ini meskipun sedang hamil. Ragu juga sih. Aman ngga ya? Setelah tanya sana sini, ke yang sudah berpengalaman tentunya, dan browsing juga, ternyata ngga masalah selama kondisi fisik memungkinkan dan selalu memperhatian asupan makanannya saat sahur dan berbuka.

Lanjutkan membaca “Ibu Hamil Berpuasa – Amankah?”

Ngidam

Ngidam adalah sesuatu hal lazim yang dialami oleh sebagian besar wanita yang sedang hamil. Memang ada sebagian dari wanita hamil yang sama sekali tidak merasakan hal yang satu ini. Nah, kok bisa begitu ya?

Saat hamil ada banyak sekali hormon yang diproduksi yang menyebabkan berbagai perubahan fisik maupun psikologis pada ibu hamil. Produksi air liur yang meningkat, juga menyebabkan mulut akan menjadi lebih basah dari biasanya. Jangan heran jika tiba-tiba selera makan ibu hamil menjadi berubah, menginginkan jenis makanan tertentu, dan banyak lagi contoh lainnya. Dan semua itu juga bisa berbeda pada setiap ibu hamil. Termasuk saya sekarang ini, di kehamilan kali ini makan apa-apa rasanya eneg, pengennya bikin rujak terus. Pagi-pagi juga rasanya eneg makan nasi jadi kadang diganti sama surabi oncom, arem-arem, kue basah, dan cemilan lainnya.

 

Lanjutkan membaca “Ngidam”

Kejutan Dua Garis

Image

Dulu, di awal-awal setelah menikah, saya selalu menantikan ada kejutan dua garis yang muncul secara bergantian. Dua garis yang begitu saya nantikan. Bukan hanya saya malah, tapi suami dan keluarga besar saya. Tidak perlu menunggu lama, boleh dibilang seperti makan di restoran cepat saji, permintaan dua garis itu langsung saya dapatkan. Itulah kehamilan pertama saya yang hanya berumur sekitar 8 minggu karena saya keguguran.

Lanjutkan membaca “Kejutan Dua Garis”

Dicolek Serangga

Sepertinya sedang hangat-hangatnya orang bicara soal serangga Tomcat, jenis serangga Paederus yang memproduksi toksin yang disebut paederin. Toksin tersebut jika terkena kulit bisa menimbulkan kulit melepuh seperti luka bakar dan mengeluarkan cairan. Termasuk saya juga, yang perlu wajib tahu tentang serangga tersebut agar bisa mengantisipasi jika bertemu dengan serangga tersebut, termasuk menjelaskan ke anak-anak.

Sepulang jalan-jalan ke mall har Sabtu kemarin, saya merasakan gatal di ujung kelopak mata. Saya pikir gatal biasa saja dan saya kucek. Tapi rasa gatalnya kok berubah perih. Kemudian saya segera mencuci muka. Tapi tetap saja gatal dan perih bahkan sudah sampai seluruh kelopak mata saya sebelah kanan. Saya lihat dicermin, di area gatal memang merah dan seperti melepuh, sedangkan perihnya karena lecet saat saya garuk. Tapi itu bukan gara-gara si Tomcat. Yang jelas mungkin temannya si Tomcat itu juga, sejenis serangga, tapi saya kurang tau yang mana karena ini bukan pertama kalinya saya terkena serangga.

Beginilah tampilan colekan serangga di muka saya sebelah kanan :

Iritasi karena serangga

Takut gatalnya menyebar, saya oleskan antiseptic yang belakangan saya tahu dari dokter itu salah banget, hehehe. Sehari setelah itu mata dan pipi saya jadi bengkak. Terasa banget bagi pemakai kaca mata seperti saya karena kacamatanya seperti sempit di sebelah kanan saja dan sepertinya saya bisa melirik sendiri pipi kiri saya, hahaha..jadi chubby sebelah. Wah harus ke dokter nih kalau sudah begini. Benar saja, KARENA SERANGGA. Setelah itu saya mendapatkan salep khusus sekitar mata, antibiotik, anti nyeri dan anti infeksi. Waduh antibiotic lagi, kan harus dihabiskan. Ya ngga papalah yang penting cepet sembuh aja nanti. Otomatis sebelum akibat colekan serangga ini sembuh saya ngga berani mencium anak-anak saya 😦 hiks. Anak-anak yang biasanya pegang-pegang pipi mamanya aja untuk sementara saya larang. Hari ini rasa sudah agak kempes bengkaknya, Alhamdulillah. Gatal masih ada tapi sudah berkurang. Berdasarkan pengalaman colekan serangga kali ini, yang harus saya perhatikana antara lain :

– Sering-sering cuci tangan pakai sabun, apalagi setelah bepergian.

– Jangan suka mengucek mata, gatel dikit nguceknya kenceng banget, lecet deh.

– Segera cuci muka pakai sabun jika terasa gatalnya ngga wajar.

– Jangan sembarangan mengoleskan obat ke permukaan yang sakit jika belum jelas itu apa, kasus saya memberi antiseptic di kelopak mata itu salah karena kelopak mata adalah daerah sensitive dan rawan masuk ke mata. Termasuk penggunaan kosmetik yang terlalu dekat dengan mata ternyata kata dokter bahaya juga. – Segera ke dokter jika gatal berlanjut.

– Narsis tetap bisa asalkan jangan terlihat bagian sakitnya (hehehe..kalau ini ngga penting banget 😀 )

Biar bengkak sebelah tetep narsis :) *yang difoto sebelahnya lagi biar ngga keliatan :D