Pesta Ulang Tahun Anak 5 Tahun dan 1 Tahun

Kue ulang tahun Kaira & Raesa
Kue ulang tahun Kaira & Raesa

Bulan Desember. Sekarang di keluarga kecil kami di bulan Desember ada dua bidadari yang berulang tahun. Desember 2013, tepatnya di tanggal 10, Kaira bidadari kedua saya genap berusia 5 tahun dan bidadari kecil, Raesa di tanggal 31 berulang tahun untuk yang pertama kalinya.

Sebenarnya tidak ada rencana untuk mengadakan perayaan ulang tahun selain tiup lilin dan doa bersama keluarga di rumah. Tapi, Kaira sudah lama bilang ingin ulang tahunnya nanti dirayakan bersama teman-temannya yang diundang ke rumah. Untuk Kaira yang sudah 5 tahun memang sudah mengerti bagaimana rasanya jika ulang tahunnya dirayakan. Sedangkan untuk Raesa, mungkin belum mengerti. Saya pikir bagus juga jika dirayakan bersamaan di tanggal lahir Raesa yang memang tepat di penghujung tahun. Selain untuk menyenangkan hati anak-anak, bisa untuk acara kumpul keluarga dan tetangga sekitar rumah.

Lanjutkan membaca “Pesta Ulang Tahun Anak 5 Tahun dan 1 Tahun”

Iklan

3 Way Conference

Kegiatan sekolah anak-anak, Tanisha dan Kaira sudah berjalan setengah semester. Cepat juga ya. Baru nyadar ketika dapat undangan 3 Way Conference dari pihak sekolah. 3 Way Coneference ini adalah pertemuan antara murid, wali kelas (guru) dan orang tua, dimana akan disampaikan refleksi kegiatan selama di sekolah yang dipresentasikan oleh murid, kemudian wali kelas menjelaskan tentang perkembangan murid, evaluasi apa yang harus ditingkatkan,dipertahankan atau mana yang diperbaiki disertai dengan action plan dari orang tua, murid dan wali kelas itu sendiri.
Nomor absensi Kaira di TK A3 adalah 20, dapat jadwal hari ini jam 9.30. Saat masuk seperti biasa Kaira ucap salam dengan gurunya, Ms. Marchel. Setelah saya absen dan duduk, saya cukup surprised juga saat Kaira mempresentasikan hasil karyanya. Sempat terharu saat ditengah presentasinya Kaira mengucapkan, “Terima kasih Mama, Ayah sudah menjadikan saya seperti ini. I Love You”. Langsung, “We love you too, Sayang, thank you so much”.
Setelah itu Ms. Marchel menjelaskan perkembangan Kaira selama di Sekolah. Alhamdulillah semuanya bagus dan semuanya membuat saya sangat bangga.
Berikutnya Tanisha, nomor absennya di SD Kelas 1A yaitu 25, dapat jadwal jam 11.40. Sambil nunggu kita sempatkan belanja baju dulu sebagai hadiah untuk anak-anak yang sudah membuat Mama bangga. Ngga lama kita harus kembali ke sekolah. Mba Nisha pun sudah wanti-wanti, “Ma jangan terlambat ya, jadwal untuk aku jam 11.40”.
Sampai di sekolah masih kurang 10 menit. Di antara waktu nunggu itu Mba Nisha tiba-tiba ingat sesuatu,” Ma, aku harus buat tandatangan, gimana nih?”, “Ya udah ini coba-coba aja di kerta dulu nanti Mba Nisha pilih mana yang paling Mba Nisha suka”. Pas setelah dapat tandatangan yang cocok, giliran kami masuk kelas. Tanisha presentasi hasil belajarnya, hasil karyanya kemudian mengajak kami untuk berkeliling kelas sambil menjelaskan apa-apa saja disana. Subhanallah, lagi-lagi saya dan suami dibuat kagum. Mba Nisha dengan sangat lancar dan jelas menjelaskan semuanya. Alhamdulillah.
Hasil evaluasi sangat bangus, hanya perlu untuk lebih memberikan motivasi dan meminta Mba Nisha untuk lebih teliti dalam mengerjakan tugas.
Alhamdulillah, hari ini salah satu hari yang membahagiakan buat saya. Setelah saya boleh ijin kerja dari atasan untuk 3 Way Conference ini, suami juga cuti sempat sarapan bareng sekeluarga plus Eyang Betty yang kebetulan ada di Tangerang. Waktu yang akhir-akhir ini agak susah saya dapatkan.
Semoga nanti akan lebih banyak waktu lagi.Amin.
Terima kasih ya Allah. Terima kasih anak-anakku yang Hebat, Suami yang Super dan keluarga yang mencintai.
Okay, cukup dulu, pesawat sudah mau berangkat.

@ Ruang tunggu bandara Soe-Ta – 11 Oct 2013
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tahun Ketujuh, Bahagia Bersamamu

bahagia bersamamu
bahagia bersamamu

Dia masih sama. Masih pendiam jika dibandingkan dengan saya. Masih sangat penyabar, masih penuh perhatian dan masih menjadi suami dan ayah yang super hebat buat keluarga kami. Dan hari ini, masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, dia lupa hari ini hari ulang tahun pernikahan (sepertinya ada beberapa kali yang ingat). Begitulah dia. Tapi, akhirnya itu tidaklah begitu penting buat saya. Karena yang terpenting, dia adalah suami tercinta dan ayah yang baik bagi anak-anak saya. Ngga seperti ahun lalu, kita merayakan ulang tahun pernikahan keenam dengan menikmati live music di Hard Rock Café, hari ini kita di rumah bersama ank-anak.

Lanjutkan membaca “Tahun Ketujuh, Bahagia Bersamamu”

Keluarga Baru Kami – Raesa Adwa Nuryanto

Anggota keluarga baru kami :)
Anggota keluarga baru kami 🙂

Alhamdulilah, sekarang jumlah keluarga kecil kami sudah bertambah. Raesa Adwa Nuryanto, sudah benar-benar hadir. Anak ketiga yang sehat dan cantik. Raesa, begitu kami memanggil si bungsu ini, lahir di penghujung tahun, 31 Desember 2012 pada pukul 08.20 WIB dengan berat 3300 gram dan panjang 50 cm.

3 bidadariku
3 bidadariku

Persalinan

induksi pasca sesar - rully

Proses persalinan kali ini adalah yang terlama jika dibandingkan dengan persalinan anak pertama dan kedua. Pada saat kehamilan saya masuk ke umur 41 minggu, saya masih belum merasakan tanda-tanda kontraksi sedikitpun. Dengan pertimbangan riwayat melahirkan anak yang kedua, Kaira, saat itu juga ngga ada kontraksi alami lalu memutuskan untuk induksi agar bisa melahirkan normal. Saat melahirkan anak kedua itu saya berhasil dengan VBAC pertama yang saya harap bisa terulang di persalinan anak ketiga. Maka, saya, suami dan dokter sepakat untuk menentukan tanggal 28 Desember 2012 sore saya masuk rumah sakit untuk diinduksi.

Lanjutkan membaca “Keluarga Baru Kami – Raesa Adwa Nuryanto”

Mengungsi

Akan bertambahnya anggota keluarga membuat saya dan suami mempertimbangkan untuk merenovasi rumah, ya minimal bisa punya tambahan kamar lagi. Maklum kita selama ini tinggal di perumahan tipe kecil yang hanya punya dua kamar. Alhamdulillah kita masih punya space tanah di sebelah rumah meskipun kecil juga, jadi sebagian dari tanah di sebelah rumah itu yang kami dirikan bangunan tambahan.
Lanjutkan membaca “Mengungsi”

Oktober Ceria dan Penuh Syukur

Lama ngga ngeblog ngga terasa bulan Oktobernya juga sudah mau habis. Akhir-akhir ini saya memang sedang menikmati focus ke keluarga, pekerjaan dan kondisi kehamilan. Kalau pun ada waktu untuk nulis, akhirnya tulisan itu juga hanya masuk ke folder ‘draft’. Nah mumpung long week end dan anak-anak juga sudah bobok lebih awal karena ngga bobo siang, ditambah lagi Ayah sore tadi sudah berangkat pulkam, rasanya pengen cerita tentang keceriaan di bulan Oktober ini. Banyak hal yang sayang jika dilewatkan untuk diabadikan disini. Diantaranya yaitu tentang ulang tahun di pantai, tujuh bulanan dan Idul Adha 1433 H.
 

Ulang Tahun ke-32

Sudah semakin tua ya. 32 tahun. Masih sering ngga ngerasa kalau saya se’tua’ itu, hehehe. Bertambahnya usia kali ini saya merasa semakin bersyukur dengan semua yang diunugrahkan Allah. Betapa baiknya Allah sama saya. Alhamdulilllah. Suami yang begitu baiknya, anak-anak yang sehat dan pintar, keluarga yang selalu mencintai serta sahabat dan teman yang selalu ada dan memberi support. Semakin banyak cinta yang saya rasakan. Ditambah lagi kepercaan Allah untuk saya hamil lagi. Terima kasih yaaa Allah.

Tanggal 14 Oktober 2012, pas di hari Minggu. Rencana awalnya saya dan keluarga mau ke tempat temen Ayah di Cibubur. Sebenarnya sudah rencana seminggu sebelumnya tetapi diundur jadi minggu itu. Dan karena temen Ayah ternyata pas hari H ada acara lain jadi kita jalan ke tempat lain. Anak-anak kebetulan minta berenang dan pilihan kita jatuh di tempat murah meriah yaitu berenang di pantai Festival Ancol. Harusnya sih berangkat dari rumah pagi-pagi banget biar di pantainya bisa lebih lama ngga panas, tapi bisa dimaklumi lah kita sekeluarga kalau libur suka males bangun terlalu pagi, hehehe. Akhirnya kita baru berangkat hamper jam 8 pagi, sampai di sana jam sembilanan lewat.

Anak-anak sudah ngga sabar mau berenang, tapi memang sengaja kita ngga bawakan baju renang karena biar basah-basahan pakai baju biasa aja sambil main pasir. Beginilah keceriaan kami terutama anak-anak saat main di pantai Festival Ancol :

Main pasir dan air di pantai 🙂

dan

Ayah – Nisha – Aira @ pantai Festival Ancol
Ini Mama yg perutnya udah nDut 😀

Sekitar satu setengah jam main di pantai, hari sudah mulai semakin panas, kami pikir sudah cukup mainnya. Anak-anak sih maunya lanjut terus tapi setelah dibujuk mereka mau juga. Apalagi Ayah yang waktu itu masih kurang enak badan. Sebelum beranjak dari pantai, saya sempat tiup lilin ultah ke-32 dan berdoa bersama disitu, dilanjut dengan potong kue. Sebelum pulang kita sempatkan dulu makan siang. Dan yang paling bisa diterima sama anak-anak saat itu ya sejenis ayam gorieng tepung gitu, kebetulan ada A&W. Ngga lama kita masuk di A&W ternyata di luar hujan, padahal sebelumnya panas banget. Untung kita sudah beres-beres. Sangat sederhana memang, tapi hari itu saya seneeeeng banget.

Senin hari nya, saat masuk kantor, teman kasi kue ultah lagi. Kebetulan pas ada meeting beberapa teman, jadi ya tiup lilin dan potong kue lagi. Yang pasti doanya juga nambah. Alhamdulillah. Terima kasih ya semuanya…

 

 Tujuh Bulanan

Bulan Oktober ini kehamilan saya sudah masuk umur 7 bulan. Minggu depan 8 bulan. Sebenarnya ngga niatan tujuh bulanan sih hanya pengen ada pengajian aja di rumah. Sudah lama ngga ngadain pengajian di rumah sekalian minta doanya. Kebetulan aja sekarang pas umur tujuh bulan jadi sekalian aja. Acaranya juga hanya pengajian ibu-ibu satu RT aja di rumah tanggal 20 Oktober, hari Sabtu sore. Alhamdulillah juga kemarin Bapak dan Mama saya bisa datang ke Tangerang sekalian nengok cucu. Kangen. Pengajian berjalan lancar. Alhamdulilah semakin banyak doa yang ditujukan untuk saya dan keluarga. Terima kasih.

Sayangnya Eyang-eyang ngga bisa tinggal lama. Sampai Sabtu pagi, Senin siangnya sudah harus kembali ke Semarang. Masih berasa kangennya, apalagi anak-anak, sampai nangis ngga mau ditinggal dan pengen ikut ke Semarang.

Ini foto anak-anak sedang main dakon sama Eyang To (Eyang kakungnya/Bapak saya)

main dakon bersama Eyang To 🙂

Meskipun hanya 2 hari ini Tangerang, saya sempat dibuatkan tahu gimbal loh, makanan khas Semarang yang saya suka banget. Dan tahu gimbal buatan Mama saya memang ngangeni. Makasi ya Ma. Saya sudah bisa sih buat sendiri, tapi ngga seenak buatan Mama hehehe. Oiya saya juga dibawakan petis udang dari Semarang jadi bisa buat tahu petis sendiri.

 Idul Adha 1433 H

Sebelumnya, saya dan keluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1433 H buat semua yang merayakan semoga semangat dan keikhlasan berkurban serta berbagi kepada sesama akan selalu tercermin dalam kehidupan kita sehari-hari. Amin.

Pagi tadi saya sekeluarga sholat Idul Adha bersama di masjid dekat rumah. Anak-anak juga antusias. Alhamdulilah mau bangun pagi hari ini dan tidak terlambat untuk pelaksanaan sholatnya. Bahkan sempat nunggu agak lama juga. Setelah itu anak-anak hampir sampai siang maunya di masjid lihat kambing sama sapi. Mamanya seperti biasa sibuk bolak balik ke dapur. Hari ini Ayah mau ketupat . Dan hari ini saya masak gulai sapi untuk temannya ketupat. Tapi Mba Nisha mau sayur sawi sedangkan Ade Aira mau opor ayam. Akhirnya mama harus masak semuanya deh. (sudah difoto semua menunya tapi kok dicari ngga ketemu 😦 jangan2 kehapus..hiks)

Bisa menikmati setiap saat bersama keluarga adalah saat-saat yang membahagiaakan. Bersyukur atas apa yang saya dapatkan sampai saat ini dan tetap menjalani hari-hari saya dengan penuh semangat dan senyuman terindah. Alhamdulillah. Sujud syukur tak terhingga kepada-Mu. Semoga Engkau senantiasa memberikan petunjuk, kelancaran, kemudahan, perlindungan kapanpun dan dimanapun. Amin amin amin ya rabbal alamin.

Hindarkan Anak dari Kekerasan Seksual

flyers from http://www.supermomsindonesia.com

Setelah sesi pertama dari Tetralogy Parenting Seminar tentang Tantangan Mendidik Anak di Era Digital, sesi kedua kali ini adalah tentang Hindari Anak dari Kekerasan Seksual atau disini saya lebih enak menyebutnya Hindarkan Anak dari Kekerasan Seksual. Untuk menghindari segala bentuk pelecehan seksual pada anak, perlu adanya pendidikan seks yang diberikan oleh keluarga sejak dini.

Sebelum kita lebih jauh, disini kita perlu mengevaluasi ulang kembali kita sebagai orang tua.

–          Bagaimana memperlakukan anak kita selama ini?

–          Bagaimana kita berbicara dengan mereka?

–          Sejauh mana peran Ayah terlibat dalam pengasuhan?

–          Siapa yang mengajarkan agama?

–          Bagaima caranya?

Anak adalah anugrah Tuhan yang dititipkan kepada kita untuk dijaga dan dididik dengan sebaik-baiknya dan suatu saat kita harus mengembalikannya kembali dengan sebaik-baiknya juga lahir dan bathin. Kita seringkali lupa akan hal itu dan menganggap apa yang yang kita lakukan adalah yang terbaik. Banyak hal di keseharian kita tanpa kita sadari menjadi tempat belajar anak-anak kita.

Okay, Kita kembali lagi ke tema, berikut adalah pemaparan yang saya dapat dari Ibu Elly Risman, Psi (Yayasan Kita & Buah Hati) sebagai pembicara di seminar kali ini.

Lanjutkan membaca “Hindarkan Anak dari Kekerasan Seksual”