Inspirasi dan Harapan untuk Negeri

Assalamu’alaikum Mas Anin . Saya tahu sosok Mas Anin dari adik saya, dia mengidolakan Mas Anin sebagai sosok pengusaha muda yang sukses dan pintar terlepas dari embel-embel sebagai generasi ketiga keluarga Bakrie Group.  Setelah saya berusaha mengenal juga, banyak inspirasi positif yang bisa saya dapatkan. Dan saya juga ikut mengandai-andai bagaimana “ jika saya menjadi CEO Grup Bakrie.

Bakrie Group, siapa yang tidak mengenal kelompok usaha ini. Kelompok usaha dibawah bendera PT. Bakrie & Brothers Tbk  yang berdiri sejak tahun 1942 dan merupakan perusahan perdagangan di Indonesia yang bergerak di banyak bidang. Awalnya, Achmad Bakrie, kakek dari Anindya Bakrie, merintis usaha ini dari usaha karet, lada dan kopi. Kemudian terus merambah ke industri pipa baja, kawat dan pengolahan karet mentah. Dalam perjalanannya, roda Bakrie Group dikembangkan oleh generasi kedua, Aburizal Bakrie  serta generasi ketiga, Anindya Bakrie dan sampai sekarang sudah bergerak di banyak sektor strategis seperti logam, agribisnis, infrastruktur, batubara dan gas, property, telekomunikasi dan hiburan (sumber : wikipedia).   Dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes, pada tahun 2010 Aburizal Bakrie berada pada peringkat ke-10 dan pada tahun 2011 di urutan ke-30.

Berbicara tentang Bakrie Group yang begitu besar, saya bukanlah siapa-siapa. Hanya sebagai orang awam. Tapi ‘jika saya menjadi CEO Grup Bakrie’, saya akan menjalankan amanah ini dengan basic saya sebagai seorang wanita yang sekaligus sebagai seorang ibu, sebagai orang peternakan (tetap bangga dengan almamater meski banyak yang meragukan kemampuan jurusan ini) dan sebagai orang yang hobby jualan (seringnya sih sebagai usaha sampingan saja :D) serta sebagai manusia yang ingin selalu belajar menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat bagi orang lain dan alam, terutama negeri tercinta ini.

Strengths

Kurun waktu 70 tahun bukanlah waktu yang sebentar dalam dunia usaha yang besar ini. Selama kurun waktu tersebut, kekuatan dari kelompok usaha ini antara lain :

–          Nama besar dan pengalaman. Kebesaran Grup Bakrie sudah dikenal di masyarakat luas baik dalam negeri maupun luar negeri. Nama besar dan pengalaman ini akan membuka jalan yang luas bagi investor atau kepercayaan pasar.

–          Asset besar di banyak sektor. Kekuatan modal yang besar dengan ditunjang usaha di banyak sektor strategis mebuat Grup Bakrie tidak mudah runtuh karena bisa saling menopang sehingga akan dapat terus bertumbuh.

–          Banyak karyawan loyal. Suasana kekeluargaan yang kental dan sudah terjalin lama menumbuhkan loyalitas yang tinggi terhadap kelompok usaha ini dan membuat usaha ini semakin kuat.

–          Kegiatan Sosial. Adanya Yayasan Bakrie Untuk Negeri (BUN) dan Bakrie Centre Foundation yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa ini dapat memberikan nilai tambah atas nama baik Grup Bakrie selain pahala dan keridhoan Allah SWT. Karena sebagian dari harta yang kita miliki ada hak orang lain yang kurang mampu dan membutuhkan.

Semua kekuatan di atas akan terus dipertahankan dengan cara :

–          Menjaga nama baik .

–          Pemilihan dan penempatan orang yang tepat pada setiap posisi (sesuai dengan keahliannya).

–          Meminimalisasi beban hutang dengan memaksimalkan asset yang ada.

–          Menjaga hubungan baik dengan antar direksi dan semua karyawan.

–          Selalu peka terhadap lingkungan sekitar perusahaan.

–          Inovasi terus menerus dan berkesinambungan.

Weaknesses

Tak ada gading yang tak retak. Begitu besarnya Kelompuk Usaha Bakrie (KUB) ini tetap saja terdapat kekurangan dan kelemahan. Sebelum saya menulis ini, saya menyebarkan pertanyaan yang sama kepada sekitar 100 orang secara acak, baik melalui pesan di BB, Chatting, e-mail dan secara lisan atau langsung. Rentang umurnya dari 25 – 65 tahun dengan berbagai profesi dari karyawan pabrik, ibu rumah tangga, mahasiswa, pengusaha dan pedagang kaki lima. Pertanyaan yang saya ajukan adalah : Apa yang anda ketahui tentang Bakrie Group? Kekuatan, Kelemahan, Issue dan Saran. Dari 100 orang yang saya tanya hanya sekitar 70%  menjawab, 20% tidak me-reply dan 10% tidak mau berkomentar. Dari 70% yang menjawab, hampir 100% membicarakan tentang semburan lumpur Lapindo. Selain itu mereka meyoroti tentang issue pembayaran pajak dan keterlibatan Pak Ical (Aburizal Bakrie) dalam dunia politik. Pencitraan yang buruk di masyarakat tetap akan berpengaruh pada kepercayaan investor dan konsumen.

Hal yang pertama kali harus dilakukan dalam memperbaiki kelemahan ini adalah niatkan dari dalam hati dengan tulus dan ikhlas bahwa segala yang akan dilakukan nanti adalah untuk kebaikan maka strategi selanjutnya akan lebih mudah dilakukan yaitu :

–          Menyelesaikan penanganan korban semburan lumpur Lapindo. Memang, ini butuh biaya yang tidak sedikit tapi total biaya yang nanti dikeluarkan pasti akan berimbas pada usaha Grup Bakrie yang semakin maju dan yakin pasti jauh lebih banyak dengan apa yang dikeluarkan. Bukan hanya sekedar ganti rugi atas sepetak tanah yang dimiliki tapi juga menyangkut pekerjaan dan kampung halaman mereka yang berubah menjadi kota mati yang penuh lumpur. Ada seorang teman bercerita, karena surat-surat rumahnya lengkap dia mendapatkan ganti rugi yang sepadan tapi tidak untuk teman lain yang sudah turun temurun tinggal disitu tetapi tidak ada dokumen resminya. Teman lain juga bercerita betapa dia sedih dan marah karena kampung halamannya menjadi seperti itu. Dan kenangan indah atas kampung halamannya hanya tinggal kenangan. Masih banyak cerita lain dibalik kejadian ini. Menepati perjanjian ganti rugi dan menyelesaikan dengan pendekatan yang baik. Semoga semakin cepat penyelesaian ini selesai, semakin banyak doa baik yang akan turut mengiringi juga.

–           Transparansi keuangan perusahaan sebagai perusahaan terbuka secara kontinyu termasuk kewajiban pajaknya. Hal ini akan semakin meningkatkan kepercayaan public.

–          Pencalonan Pak Ical dalam pemilihan presiden di pemilu mendatang, menurut saya untuk saat ini belum tepat. Bukan berarti meragukan kemampuan beliau, tapi image yang terbentuk saat ini masih belum berpihak. Hal ini tetap akan berdampak pada Grup Bakrie.

Opportunities

Indonesia sebagai negara berkembang yang mempunyai jumlah penduduk hampir 240 juta jiwa merupakan target pasar yang sangat potensial. Daya beli masyarakat yang semakin meningkat seiring perekonomian yang lebih baik. Kondisi ini pula yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu target pasar di di kawasan Asia. Peluang Kelompok Usaha Bakrie (KUB) untuk mengembangkan sayapnya pun sangat terbuka lebar.

Pengembangan internal, misalnya :

–          Bakrie Land, dapat mengembangkan hotel dan resort di banyak tempat yang berpotensi menjadi tujuan wisata di seluruh pelosok negeri ini dengan bekerjasama dengan pemerintah setempat dan dapat menyatukan konsep konservasi lingkungan seperti pantai, hutan dan hewan langka. Usaha ini bisa dibarengi dengan usaha travel & tour. Seperti mimpi saya yang akan saya wujudkan dalam project ini, Bakrie Culture of Indonesia (BCI) dengan menggabungkan konsep hotel, resort, restaurant, konservasi alam, perkampungan kerajinan dan toko kerajinan serta jasa tour dan travel. Di setiap kota besar di Indonesia nantinya juga dibangun pusat makanan dan kerajinan Indonesia, bahkan ini bisa dibangun di luar negeri.

–          Stasiun televisi yang sudah ada dapat ditambahkan lagi khusus untuk anak-anak dan pendidikan anak-anak karena sampai sekarang televisi lokal belum ada yang semua acaranya baik ditonton untuk anak-anak. Dengan terpaksa para orang tua harus menambahkan jaringan tv kabel di rumahnya. Junior and Smart tv (J n S tv) adalah pilihan tv yang akan saya kembangkan yang fokus pada program untuk anak-anak. Saya pikir ini kan mendapatkan rating yang bagus jika digarap dengan serius dan berpihak kepada kebutuhan anak-anak. Saya juga akan terlibat langsung dalam seleksinya programnya, jika perlu saya juga dapat terlibat dalam pembuatan acaranya.

–          Pengembangan Universitas Bakrie (UB) menjadi lebih besar dan lebih banyak pilihan studinya. Semakin besar universitas ini, makan akan semakin banyak peluang masyarakat untuk mendapatkan beasiswa.

Pengembangan eksternal bisa dilakukan di luar sektor yang sudah dimiliki antara lain usaha makanan, bank syariah, pelayan kesehatan atau rumah sakit, fashion dan transportasi.

–          Bakrie Food. Usaha ini bisa bisa lebih focus pada makanan khas Indonesia. Seperti kita tau sekarang ini masyarakat kita lebih banyak menyerbu makanan dengan citra rasa ‘lokal’ dengan penyajian natural tapi tetap menarik. Selain itu makanan khas Indonesia lainnya yang bentuknya cemilan. Ini bisa bekerjasama dengan UKM lokal.

–          Bank Syariah Bakrie. Begitu banyak usaha di Grup Bakrie berpeluang untuk mendirikan sendiri bank dengan basis syariah. Nantimya ini juga untuk membantu UKM-UKM yang bekerjasama dengan KUB.

–          Bakrie Hospital. Rumah sakit ini bisa dikelompokkan menjadi dua, yang berkelas international dengan fasilitas lengkap tetapi dengan harga yang masih rasional. Dan satu lagi rumah sakit dengan fasilitas lengkap tetapi juga menerima rujukan dari pasien yang tidak mampu. Jadi seperti ada subsidi silang sehingga tetap menjadi manfaat.

–          B – Fashion. Baju sepertinya bukan hanya sekedar penutup tubuh tapi juga sudah menjadi gaya hidup. Fashion ini juga dapat dikelompokkan lagi menjadi umum dan khusus. Umum, pasarnya tidak kepada golongan tertentu, dan khusus bisa membuat fashion muslim. Saat ini, Indonesia sudah menjadi barometer fashion muslim dunia, apalagi dengan penduduk yang mayoritas muslim.

–          Transportasi. Berdasarkan pengalaman saya yang tinggal di pinggir kota besar, agak merasa kesulitan mencari alat transportasi umum yang nyaman tanpa harus berebut dan antrian panjang. Usaha feeder busway dari pinggiran kota ke kota besar, misal dari Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok dan sekitarnya ke arah Jakarta dan sebaliknya. Usaha ini bisa diterapkan juga di kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Treats

Kondisi yang perlu diwaspadai oleh Grup Bakrie adalah :

–          Keterlibatan politik. Masuknya Pak Ical di dunia politik mau tidak mau menimbulkan persaingan lawan politiknya. Apalagi dengan rencana pencalonan beliau sebagai calon Presiden di pemilu mendatang. Hal ini secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap semua usaha Grup Bakrie.

–          Penanganan semburan lumpur Lapindo yang berlarut-larut. Penaanganan yang belum juga terselesaikan semakin memperburuk citra di masyarakat, bahkan jika dibiarkan akan menumbuhkan rasa kebencian karena masyarakat sudah terlanjur menganggap bahwa Grup Bakrie lah yang paling bertanggungjawab atas kasus ini.

–          Krisis Ekonomi di Eropa. Adanya krisis di Eropa yang berkepanjangan akan berdampak pada barang-barang yang diekspor kesana. Dan Eropa pun juga akan berbalik membidik Indonesia sebagai market mereka.

Berbagai ancaman ini, untuk keterlibatan politik dan kasus lumpur Lapindo, seperti yang sudah disampaikan di point weaknesses yaitu dengan meminimalisasi pemberitaan dan pencitraan buruk. Untuk penanganan dampak krisis ekonomi Eropa, kita bisa memaksimalkan potensi pasar dalam negeri dan selalu melakukan inovasi tiada henti. Dan selalu melakukan analisa pasar lokal. Pengembangan usaha seperti pada penjelasan peluang usaha sebelumnya bisa menjadi pilihan untuk memperkuat perusahan.

Begitu banyak yang dapat dilakukan oleh Grup Bakrie. Selain untuk mendapatkan keuntungan, menjadi inspirasi banyak orang khususnya generasi muda untuk menjadi pengusaha yang tangguh dan tetap mempunyai hati nurani. Menjadi harapan banyak orang untuk mencari nafkah, mengenyam pendidikan yang baik, mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai dan terjangkau serta harapan hidup lainnya.

Jika boleh saya ibaratkan bagai sebuah telur dengan bagian-bagiannya sbb :

this picture taken by http://www.theincubatorshop.co.uk

Setiap bagian telur tersebut sudah mempunyai komponen dan fungsi masing-masing, semua sesuai dengan porsinya, saling melengkapi dan menguatkan untuk calon individu baru yang sempurna tetap tumbuh. Semua berjalan dalam porsi dan aturannya. Termasuk desainnya yang sempurna di setiap detailnya mempunyai fungsi sendiri. Tidak lebih dan tidak kurang. Semuanya seimbang dalam satu kesatuan. Tapi jika ada salah satu komponen saja yang keluar dari ketentuan sang Pencipta, maka calon individu baru di dalam telur itu akan mati dan membusuk dan berakhir menjadi sampah.

Demikian halnya dengan Grup Bakrie. Semua harus saling melengkapi dan menguatkan, termasuk dengan masyarakat dan alam sebagai satu kesatuan yang seimbang. Takkan ada keberhasilan tanpa kerja keras dan kerja keras akan sia-sia tanpa iringan doa. Selamat ulang tahun ke-70. Semoga Grup Bakrie semakin sukses dan tetap menjadi inspirasi dan harapan serta kebanggaan untuk negeri tercinta ini.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog “Seandainya Saya Jadi CEO Grup Bakrie” dalam rangka memperingati HUT Grup Bakrie ke 70 tahun.

Jika saya bukan termasuk yang terpilih dalam list pemenang, semoga masih ada undangan untuk ketemu Mas Anin. Ya siapa tau kehamilan kali ini dapat cowok dan bisa ketularan sukses dan pinternya Mas Anin hehehehe…. #ngarepdotcom

Wassalam.

4 thoughts on “Inspirasi dan Harapan untuk Negeri

  1. Sukses Bu Rully, semoga apa yang ibu tulis di blog ini benar benar menjadi inspirasi dan meneteskan harapan buat negeri tercinta ini, seperti apa yang menjadi program Bakrie Group dalam ulant tahunnya yang ke 70. Semoga apa yang menjadi harapan Ibu Rully maupun Bakrie
    Group pada kususnya dan harapan seluruh masyarakat negeri tercinta ini menjadi kenyataan. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s