Seminggu Kedepan Tanpa Ayah

Hari ini pagi-pagi sekali Ayah berangkat ke Philippines. Ada acara training dari kantor. Rencananya selama seminggu di sana. Mungkin hanya sebentar ya, tapi rasanya sudah kengen. Maklum saja, Ayah belum pernah pergi lebih lama dari 3 hari. Semalam apapun pulangnya, selalu disempatkan pulang dan tidur di rumah.

Sudah sekitar 3 bulan ini Ayah kerja di kantor barunya setelah resign dari pekerjaan sebelumnya yang sudah dijalani selama hampir sepuluh tahun (kalau ngga salah 10 tahun ya Yah yang di kantor lama?). Tepatnya efektif per 1 September 2011 Ayah pindah kantor ke gedung Wisma Nusantara Jakarta.

Setiap hari Ayah memang kerjanya pergi pagi dan pulang malam banget, bisa dibilang ngga pernah ketemu matahari. Ketemu anak-anak juga mungkin saat anak-anak kebetulan bangun terlalu pagi atau tidur kemalaman atau terbangun tengah malam. Saat week end pun seringnya masuk juga..hiks😦. Tapi apa pun itu kita tetap bersyukur dan berusaha selalu menikmati apa yang sudah kita punya dan menjalani apa yang seharusnya kita jalani.

Meski tidak punya banyak waktu di rumah, Ayah tetap bisa menjadi sosok pemimpin dan pelindung keluarga di rumah. Ayah tidak lupa mengecek grendel pintu, jendela, gorden yang kurang rapet nutupnya, dll untuk memastikan keamanan di rumah. Setiap hari Ayah juga menyempatkan tanya langsung atau telepon untuk mengetahui aktifitas dan perkembangan anak-anak dan keluarganya. Ayah juga yang sering mengingatkan istrinya ini untuk sholat isya kalau ketiduran pas ngelonin anak-anak bobok. Untuk istri tercintanya.. Ayah memang bukan tipe yang romantis, tapi beliau tetap berusaha untuk menyenangkan saya dengan bersikap romantis tapi ngga lebay. Makasi ya Ayah.

Duh, jadi tambah kangen Ayah. Padahal baru beberapa jam yang lalu ketemu, hehehe..Anak-anak pagi ini juga sudah tanya tentang Ayahnya. Anak-anak memang sudah diberi tahu sebelumnya, dan mereka mengerti. Semoga kapan pun dan di mana pun, Allah tetap akan selalu melindungi keluarga tercintaku ini.

Semoga perjalanan Ayah lancar, acaranya di sana juga berjalan dengan baik dan Ayah tetap sehat terus. Sukses ya Ayah..Mama, MbaNisha & Dek Aira bakal kangen banget sama Ayah seminggu ini.

8 thoughts on “Seminggu Kedepan Tanpa Ayah

  1. waduh jeng…..sabar yah cuman seminggu ini..tapi asli akku juga sering mengalaminya kalo pas ditinggal training ke luar ayahnya kinan..hiks..3 hari atau seminggu aja..waduh rasanya lama banget..kangen sering melanda walah….apalagi yang LDR kayak gitu yah mbak..nggak bisa membayangkan…..

  2. Ci ayah pastinya bakal kangen banget sama Mama, Mba Nisha dan De Aira:)

    Jarak dan waktu betapa menjadi bukti nyata besarnya cinta itu ya Mba…..;)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s