Radang Tenggorokan

'dokter' Kaira sedang memeriksa pasien radang tenggorokan😀

Tiga minggu terakhir ini di rumah kami ada estafet. Bukan estafet lari menyambut sea games ya, tapi estafet radang tenggorokan. Mulai dari Mba Nisa, saya trus adeknya Kaira. Penyakit ini memang sering dijumpai pada anak-anak, katanya sih sudah umum, tidak apa-apa. Tapi yang namanya sakit, tetap saja bikin khawatir dan ngga enak juga. Apalagi sampai demam, susah makan karena sakit saat menelan sampai terganggu tidurnya gara-gara batuk.

Anak-anak saya memang sensitive banget sama makanan tertentu. Mungkin nurun dari saya kali yah hehe..soalnya saya juga gitu😀 . Berawal dari pesta ultah anak tetangga, tau sendiri kan kalau ada anak-anak yang ulang tahun pasti ada bingkisan jajanan anak-anak gitu. Chips, wafer, permen, dll. Nah kalau makannya satu-satu masih mendingan, yang namanya anak-anak kalau belum habis semua jajanannya ngga mau berhenti. Dan sudah bisa ditebak besoknya ada yang batuk . Memang sih seharusnya saya sudah tahu kalau jajanan yang banyak serbuknya dan yang permen terlalu manis gitu anak-anak pasti langsung bermasalah di tenggorokannya tapi kadang-kadang ngga tega terlalu banyak ngelarang. Akhirnya batuk, demam dan ke dokter deh. Ujung-ujungnya harus mengkonsumsi obat dan ada antibiotiknya. Untuk antibiotic ini takut juga kalau sering-sering dikonsumsi.

Radang tenggorokan adalah rasa sakit saat menelan dan gatal di tenggorokan. Ini merupakan proses inflamasi di daerah faring/ tenggorokan. Penyebabnya sebagian besar adalah virus dan sebagian kecil oleh bakteri. Yang disebabkan oleh virus, bisanya akan sembuh dengan sendirinya seiring dengan daya tahan tubuh yang semakin baik seperti saat flu. Dan biasanya tidak perlu antibiotic. Tapi bila sudah ada infeksi biasanya diperlukan antibiotic.

Gejala-gejala radang tenggorokan bervariasai tergantung penyebabnya, antara lain :

– Rasa nyeri dan gatal di tenggorokan, dan rasa nyerinya akan bertambah kalau menelan dan berbicara

– Bahkan ada yang sulit menelan

– Tenggorokan terasa kering

– Kelenjar getah bening di leher membersar dan nyeri

– Tonsilitis (tonsil membesar dan nyeri)

– Suara serak

– Menolak makan (biasanya pada bayi dan anak2 dan tidak berlaku pada saya hehehe )

Gejala tersebut di atas dapat disertai : – Demam – Menggigil – Batuk – Pilek – Bersin-bersin – Badan gatal-gatal – Sakit kepala – Mual dan muntah

Nah virus yang menyebabkan radang tenggorokan ini antara lain Influenza, campak dan cacar air. Radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus biasanya memberikan gejala demam, batuk dan pilek (tiga gejala ini hampir selalu ada). Sedangkan bakteri yang menyebabkan radang tenggorokan antara lain Streptokokus, Pertuis, Dyptheria dan Mycoplasma. Jika penyebabkan dari Streptokokus biasanya demam, nyeri tenggorkan, pembesaran kelenjar di leher tanpa ada batuk dan pilek.

Selain disebabkan oleh virus dan bakteri, radang tenggorokan juga bisa disebabkan oleh antara lain : alergi, udara yang kering, polusi dan iritan lain (iritan, missal : asap rokok dalam rumah), muscle strain (pemakaian kerongkongan berlebih, berteriak, menyayi (jadi kl nyanyi ngga boleh lebay hehe), inveksi HIV dan Tumor (duuuh serem..jangan sampai deh, jauh-jauh sana..)

Berikut adalah tips di rumah untuk menangani radang tenggorokan dan rasa nyeri, antara lain :

– Istirahat yang cukup terutama istirahat tenggorokan (bagi yang suka ngomel bisa direm dulu dan ngga usah teriak-teriak, karaoke juga istirahat dulu aja ya )

– Minum yang cukup untuk menjaga tenggorokan tetap lembab dan mencegah dehidrasi

– Isap-isap permen lozenge/ antiseptic untuk merangsang produksi air liuryang akan membersihkan tenggorkan (permen lollipop dijauhkan dulu😀 )

– Hindari asap rokok dan polutan

– Minimalisasi penyebaran infeksi ke anak/ orang lain dengan menggunakan masker dan sering mencuci tangan dengan sabun antiseptic

– Pada saat seperti ini vitamin / multivitamin tidak banyak bermanfaat, jadi jika sakit berlanjut segera hubungi dokter.

Referensi : http://www.arisclinic.com

14 thoughts on “Radang Tenggorokan

  1. Aduh sedih dengernya…kebayang ga enaknya mengalami radang tenggrorokan. Jangankan anak-anak, orang dewasa saja kadang kesakitan:(
    Cepet sembuh ya Mba Kaira….

    Wah, infonya lengkap nih Mba…nambah pengetahuan soal radang tenggorokan in detail…

  2. Oalah lagi pada estafet sakit ya mbak… Tapi mudah-mudahan dengan ngerasain sakitnya, anak-anak jadi lebih hati-hati memilih makanan ya mbak. Pengalamanku sama Raja, karena pernah dia batuk-batuk sehabis makan kerupuk, langsung saya bilangin, “tuh kaaannn krupuk bikin Raja batuk…gak enak kan kalo batuk gitu??”. Setelah beberapa kali dibilangin, akhirnya sekarang kalo liat kerupuk Raja sendiri yang ngomong, “Jangan makan kupuk ah, nanti Yaja kan batuk..”😀

    Cepet sembuh ya kak Kaira😉

  3. Happy Ied Mubarok yah mbak..selamat idul Adha semoga semangat dan hikmah hari raya qurban selalu ada dihati kita ..dan semoga allah memberikan kita kesehatan dan umur panjang sehingga bisa bertemu dengan hari raya idul qurban tahun depan *amien..
    wah semoga pas saya komen ini kiara dah sembuh yah mbak..saya juga langganan radang mbak..saya sekarng konsumsi propolis dan madu…..
    kinan kemarin juga sempat anget dan waktu kedokter katanya tenggorokannya juga merah alhamdulilah belom sampai panas tinggi paling pol 38.2 derajat…saya rajin kasih propolis dan madu kemarin..alhamdulilah nggak sampai keminum obat obatan dari dsa-nya..

    1. Selamat Idul Adha juga ya jeng..wah sorry telat..amin amin..dan semoga semangat keihlasa berqurban menambah keimanan kita..aminn.
      Alhamdulillah udah sembuh tp masih batuk😦
      Iya kebetulan saya selalu sedia propolis dan madu di rumah (maklum jualan propolis jg hehehe..) tp ya itu anak2 ga gt suka rasa getirnya, pdhl pernah dikasi lgs turun demamnya..abis itu kl dsurh minum susah lg.alhmldh kkl madu mau.
      Wah pinter ya Kinan ga susah minum propolis..anak2ku tutup mulut rapat2 jeng😦 gmn yah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s