Tanaman Investasi

Meski kulitnya masih hijau tapi rasanya..maniss..semanis Mama😀

Senangnya membayangkan bisa punya rumah yang mempunyai halaman yang luas dan rindang dengan bermacam-macam pohon terutama pohon buah-buahan. Rumah itu pasti bisa jadi naungan yang sangat sejuk yang membuat selalu ingin pulang. Ditambah betapa asiknya makan buah sepuasnya dari halaman rumah sendiri, mmm…nyam nyam nyam..langsung deh membayangkan ada di di salah satu cabang pohon sambil makan buah rame-rame sama keluarga, saudara atau teman-teman. Pasti seru deh.

Tapi kenyataannya saat ini rumah kami kecil dan tanahnya pun tidak luas. Tidak masalah!!Karena ini tidak mengurangi kebahagiaan dan rasa syukur kami. Luas tanah 144 m2 dengan luas bangungan sekitar 72 m2. Nah sisa tanah yang ada kita tanami bebagai macam tanaman. Sebagian merupakan tanaman investasi kami. Sebagian besar adalah tanaman buah yang kami tanam dari biji atau tunas, kecuali mangga yang kami beli sudah hasil cangkokan. Tanaman-tanaman tersebut akan berbuah setelah beberapa waktu ke depan. Ada yang satu tahun, 2 tahun, 3 tahun, bahkan 5 tahun mungkin baru bisa dinikmati buahnya. Makanya kita sebut sebagai tanaman investasi. Lebih tepatnya investasi buah-buahan🙂. Berarti pada saat itu anak-anak sudah besar-besar, paling tidak sudah SD. Bayangan saya anak-anak dan teman-teman sekolahnya pasti suka main ke rumah jika tanaman buah di rumah sedang berbuah. Dan saat-saat itu adalah saat yang akan selalu ditunggu.

Pohon pepaya favorit🙂

 Ini tanaman pepaya yang kami tanam dari biji. Bijinyapun bukan biji sembarang biji, hehehe.. waktu itu kami saya beli buah papaya di toko buah, nah buahnya itu dagingnya merah, tidak lembek dan manissss banget. Jatuh cinta pada gigitan pertama😀. Lalu kami coba sebar untuk ditanam. Hasilnya? Tidak perlu diragukan lagi. Uenakkk tenan. Dulu ada sekitar 6 pohon tapi sekarang tinggal 4 pohon, itu pun yang rasanya mantap tingal 1 pohon ini saja. Meskipun cuma segini saja, tetangga-tetangga sekitar rumah sudah kebagian semua loh🙂.

pisang ambon : buah jilid 2🙂

Kalau yang ini pohon pisang ambon. Kami beli tunasnya  dari orang kampung sekitar perumahan dan yang nanam Ayah. Jadi Ayah sayang banget sama pohon ini. Sampai-sampi di panen pertamanya harus Ayah yang merasakan, hehehe.. Dari 2 pohon sekarang sudah ada 4 pohon. Sekarang ini adalah untuk yang kedua kalinya berbuah. Pisang ambon ini tidak kalah sama pisang ambon yang dijual di supermarket. Kulitnya pun tidak lembek tapi agak keras dan buahnya manis. Yang membuat mantap lagi buah nya besar-besar. Dijamin kenyang deh.

Pohon alpukat mentega berdampingan dengan deretan katuk

Ini pohon alpukat mentega. Bijinya dari buah alpukat di kantor Mama. Jatuh cinta juga karena dagingnya yang kuning dan ..mm..enak deh. Kata orang pohon alpukat jika nanti akan berbuah akan banyak ulatnya jadi lebih baik ditebang saja. Tapi saya berharap ini pohon pengecualian karena sayang sudah lebat daunnya. Oh iya disebelah pohon alpukat ada pohon katuk. Dulu banyak karena buat pagar  tapi sekarang tinggal segitu saja karena mau diganti pohon lain. Pohon katuk saya tanan saat hamil dulu jadi pas saat menyusui bisa ada stok daun katuk yang segar dan gratis😀.

mangga harumanis

Yang ini pohon mangga. Beli cangkokan tukang tanaman yang sering lewat depan rumah. Ada 4 pohon masing-masing 2 manalagi dan 2 harumanis. Tahun depan mudah-mudahan sudah bisa dinikmati buahnya.

Pohon jeruk purutku yang malang..uletnya doyan banget nih😦
Nah kalau yang ini pohon jeruk purut. Dulunya lebat dan teman-teman mama juga suka minta untuk bumbu masak tapi sekarang sudah gundul karena serbuan ulat. Mudah-mudah tidak mati. Duh malang benar nasibnya.
rambutan..tamu tak diundang..dateng sendiri kl yang ini

Ini pohon rambutan. Tumbuh dengan sendirinya. Entah siapa yang nanam. Mungkin adari biji yang tidak sengaja ada disitu. Mungkin ini tidak akan dipertahankan karena posisi tumbuhnya di tengah.

Kelapa ijo dari kampung halaman🙂

Ini yang paling gres….pohon kelapa ijo….baru saja Ayah membawa dari kampong saat mudik seminggu yang lalu. Pohon aslinya yang di kampung ada di sebelah kandang peternakan ayam milik kakak. Air dan buahnya seger banget (kebanyang pas sedang mudik siang-siang minum es kelapa iso di bawah pohon..segerrrr!!!)

petai cina ..kl yang ini punya tetangga..hehehe..diincer jg :))

Eits..kalau yang ini punya tetangga. Pohon petai cina. Bisa minta sih kalau pas butuh untuk bikin botok teri kelapa muda😀

Selain buah ada juga pohon yang lain loh😉

pohon sikas - meski kecil umurnya paling tua diantara yang lain

Ini pohon sikas. Bukan pohon buah tapi sejenis palem kalau sudah besar nanti. Saya tanam dari tunas yang tumbuh di pohon sikas di kantor (hehe..lagi lagi bibitnya dari kantor ya..oiya sebenarnya saya mencangkok pohon mangga indramayu juga dari halaman kantor tapi sayang gator alias gagal total cangkokannya..hehehe). Meskipun kecil tapi umurnya sudah tua karena tumbuhnya memang lama. Yang ini sudah sekitar 5 tahun.  Kalau dijual mungkin bisa ratusan ribu. Lumayan lah.

pandan - suka wanginya

Ini pandan. Tumbuh lebat meski tidak terawat, hahaha. Baunya harum dan hamper setiap hari diambil untuk masak nasi. Kalau pas libur suka buat kolak atau kue-kue basah.

Mudah-mudahan 2-3 tahun lagi semua pohon buahnya sudah rindang dan banyak buah. Pasti rumah kita jadi asri. Sekarang semuanya masih berantakan nih, sudah pesan tukang taman dari 3 minggu yang lalu tetapi belum datang juga. *Buat Pak Don tukang taman, kami masih setia menunggu loh Pak🙂 Plisss..cepat dirapikan ya Pak…

8 thoughts on “Tanaman Investasi

  1. Keren..Kerenn!!!! Tanaman buahnya banyak banget ya jeng, kebayang deh kalo pada berbuah. Saya paling naksir sama pisang ambon itu..huhuhuhu…pengen juga nanam di rumah, tapiiii…lahannya udah gak cukup lagi….

  2. hehehe…iya tp ga tau deh kl udah besar smua pasti desek2an hahaha..
    pisang ambon mungkin bulan depan udha panen jeng..boleh loh mampir🙂
    ho oh nanam aja jeng..mm..di dpn pagar mungkin..tp nutupin rumah ya? atau di pot aja😉

  3. Halo,
    saya Ken, skrg lagi ngidam rambutan. Udah cari di mana2 nggak ada, apakah di sini sudah ada? Mohon infonya ya. Terima kasih.

    Ken – Jakarta

    1. Halo Ken, salam kenal🙂
      Wah wah lagi hamil ya? Disini sudah ada yang jual rambutan, ada di pinggir2 jalan masuk perumahan. Di Citra raya Cikupa, Tangerang.
      Disana belum ada? coba di toko buah Total mungkin sudah ada.
      Bisa saja saya bantu kirim dari sini tapi takut busuk hehehe…

  4. Salam kenal,
    Mau tanya pohon alpukatnya masih ada? Kalo ada, sy mau minta daunnya beberapa lembar buat obat. Apakah boleh? Terima kasih.

    1. Salah kenal juga Pak Sugih,

      Iya Pak pohon alpukat di depan rumah saya masih ada.
      Rumahnya dimana Pak? Atau kalau dekat dengan saya silahkan mampir saja ambil, saya di perumahan Citra Raya Cikupa Tangerang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s