Antri di Ruang Tunggu Pasien

Sekarang saya sedang berada di ruang tunggu pasien di sebuah klinik.Baru pertama saya datang berobat di klinik ini karena rekomendasi teman.Tempatnya kecil di ujung jalan.Agak tidak terlihat memang tapi sepertinya cukup ramai.Kesannya agak dekil mungkin karena kurang terawat.
Akhirnya giliran nama saya dipanggil. Terdengar sapaan dari dokter. Ramah juga tenyata dokternya.
“Malam Dokter“.“Malam Rully,kenapa?“.“Sariawan nih dok“.
Untuk bebera saat saya diperiksa sambil ngobrol. Setelah selesai saya harus menunggu lagi untuk mendapatkan obat. Sudah sekitar 30 menit. Mudah-mudahan tidak lama lagi.
Suami saya sudah datang menjemput dan saatnya saya menyudahi tulisan ini. Dengan menulis menunggu tidak membosankan lagi.

6 thoughts on “Antri di Ruang Tunggu Pasien

  1. Salam kenal mbak Rully,
    Waa… baru sariawan ya? Saya kalau sedang sariawan kok ogah makan nasi, lebih enak makan bakmi ya. Rasanya kok enggak begitu sakit di mulut …

    1. Salam kenal Mba Bekti,thanks ya udah kunjungan balik blog saya^_^
      Iya nih sariawan disepanjang lidah ganggu baget deh.
      Bener bener jeng saya juga milih mie daripada nasi kl lagi begini,tinggal srutup ,hehehe..
      Oiya,tukeran link ya mba.Matursuwun..

    1. Terima kasih Mba Dina sudah link dan terima kasih yabng kedua atas sarannya. Ok nanti saya cari di kebun rumah sepertinya ada pepaya yang sudah mateng..jadi inget nih🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s