Facebook ohh Facebook..

logo_facebookSekarang ini siapa sih yang tidak tahu facebook? Jejaring sosial ini memang sudah membuat demam para penggunanya di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Dari anak-anak sekolah, karyawan, pengusaha, artis, ibu-ibu sampai para pejabat dan presiden tentunya, juga memanfaatkan situs ini.

Bukan hanya sekedar mencari teman, facebook juga digunakan untuk mendownload foto, main game online termasuk promosi produk atau event yang akan diselenggarakan. Bisa salng mengomentari status atau foto menambah seru penggunaan jejaring sosial ini jika dibandingkan dengan pendahulunya, seperti friendster yang sudah mulai ditinggalkan. Dan berbagai fitur lainnya yang membuat betah para pecinta facebook berlama-lama nongkrong disitu.

Demam facebook tanpa saya sadari ternayata juga melanda saya dan orang-orang disekitar saya. Bila bertemu teman, rekan kerja atau bos sekalipun, ada saja yang bicara soal facebook.

..Eh lu punya akun fb kan? Ntar gampanglah ktm disono aja. Eh si A skr dah merit loh n tinggal di kota B, coba deh lu buka di fbnya ada. Eh tau si B ngga? Dia add gw loh di fb. Sekarang kayanya dia lg sibuk bisnis, suka baca ga statusnya? Eh jangan lupa ya jeng pic nya diupload di fb biar bs di tag. Chatting yuk gw lg ol nih di fb. Lagi apa Bu? Biasa lah lg buka fb nih n cek2 kabar terbaru dari temen2. Eh byk yg nge add fb gw nih, ntar yah gw confirm dl…and more..and more..

Bila saya amati diri saya sendiri :

Pagi-pagi cek email. Penuh dengan konfirmasi facebook. Kalau ada waktu atau waktu istirahat, buka facebook (fb) dulu, confirm-confirm, baca comment-comment, ganti status, ganti foto, tag foto, dan lain-lain. Berhubung anak-anak masih kecil dan masih rewel kalau ditinggal, nunggu anak-anak tidur dulu lalu buka fb lagi. Tidak terasa bisa begadang untuk sekedar asik di facebook, meski itu dibuka dari hp. Bila tidak dikontrol, bisa-bisa saya bisa autis facebook nih.

Bagi sebagian besar orang atau kalangan pengguna facebook, manfaatnya untuk ber-“sosialisasi” dan membuat jaringan memang dirasa besar sampai-sampai menjadi bagian dari gaya hidup. Buat saya, manfaatnya tidak lebih dari mempererat pertemanan dan kemudahan bertukar informasi (mungkin karena saya yang gaptek kali yah? Hehehe..).

Tapi benar nih saya mau mengurangi waktu nongkrong di fb dan menggunakan waktu untuk hal-hal lain yang lebih penting (kalo ngeblog termasuk ga ya?) Apalagi setelah beberapa waktu lalu melihat video puisi “Ibu dan Facebook”nya Serafina (kelas 4 SD). Lucu juga waktu dia membacakan puisi itu dalam lomba puisi lucu yang diadakan Pusat Kebudayaan Perancis (CCF) bulan Maret lalu. Merasa tersindir juga sih😀

Bagi yang belum pernah tahu puisinya, begini nih bunyinya :

Ibu & Facebook

Serafina Ophelia Simanjuntak

Ibu,

Facebook,

Hubungannya erat sekali

Setiap hari

Sehabis mandi

Selesai makan

Sehabis apapun

Dalam hatiku,

Aku berpikir

Mau kemana gerangankah ia?

Notebook

Tapi…

Apa yang selalu ia lihat di notebook?

Facebook!

Setiap hari

Tawanya menggema

Sampai kapankah

hubungan erat antara ibu dan facebook?

Mungkin sampai akhir hayatnya

Notebooknya akan dibawanya

Ke Surga…

GuBraKK!!! Tersindir juga😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s