Morning Sick – Baik Ngga Sih?

morning sick
morning sick

Pertanyaan yang sering diajukan oleh para calon ibu pada awal kehamilannya adalah tentang Morning Sick. Saya mual-mual nih, apa ini yang dinamakan morning sick? Sampai kapan ya berakhir? Apa ini sehat buat bayiku nanti karena asupan makanan berkurang? Kenapa morning sick yang saya alami juga terjadi di siang maupun malam?

Tenang Bu, jangan panik dulu🙂

Dari beberapa sumber menyebutkan banwa MORNING SICKness adalah sebutan untuk gejala mual dan muntah, juga karena biasanya sebagian besar calon ibu mengalaminya di pagi hari tetapi sebagian lagi mengalaminya sepanjang hari atau di malam hari. Gejala mual (dalam bahasa Inggris disebut nausea) dan muntah biasanya berlangsung sejak usia kehamilan 6 minggu dan akan berakhir hingga 12 – 13 minggu. Biasanya gejala ini akan berkurang dan pada akhirnya menghilang di akhir trimester satu atau yang sering kali terjadi ketika usia kehamilan menjelang dua sampai tiga bulan.  Menurut Profesor Sherman, istilah morning sick sangat tidak cocok digunakan. Morning sick adalah sebuah mekanisme untuk melindungi ibu dan janinnya, dan morning sick tidak selalu terjadi pada saat pagi, tapi bisa terjadi kapan saja.

Dua orang ahli biologi Amerika, Samuel M Flaxman dan Paul W Sherman mengatakan “Morning sick merupakan hal yang positif untuk si ibu maupun bayi yang dikandungnya karena dapat melindungi bayi dan ibu dari penyakit-penyakit yang dapat menyerang yang dapat mempengaruhi perkembangan bayi”. Berdasarkan penelitian, adapun fakta-fakta yang terungkap diantaranya:

  • Diantara semua wanita hamil yang mengalami morning sick, gejala morning sick terjadi pada usia kehamilan ketika embrio mencapai tahap organogenesis (perkembangan organ-organ tubuh) yaitu ketika usia kehamilan mencapai 6 sampai 18 minggu.
  • Sebagian besar wanita yang mengalami morning sick mempunyai angka yang relatif kecil mempunyai cacat lahir pada bayinya. Wanita yang mengalami muntah-muntah selama masa kehamilan mempunyai angka lebih kecil dalam hal cacat lahir pada bayinya dibandingkan dengan wanita yang hanya mengalami mual-mual selama kehamilan.
  • Fakta lain yang terungkap adalah keengganan wanita hamil untuk makan makanan tertentu terjadi ketika usia kehamilan memasuki bulan ketiga. Dan berdasarkan hasil penelitian, kebanyakan wanita hamil menghindari makanan seperti telur, ayam atau sejenis unggas lainnya dan ikan. Di semua makanan ini memang menempel mikroorganisme dan parasit yang berbahaya. Selain itu makanan lainnya yang juga dihindari oleh wanita hamil adalah makanan yang mempunyai bau menyengat seperti makanan yang mengandung kafein dan juga alkohol.
  • Penelitian yang dilakukan oleh kedua ahli biologi ini terhadap tujuh masyarakat tradisional. Diketahui bahwa budaya masyarakat tradisional melarang wanita yang tidak mengalami morning sick untuk tidak memakan makanan yang berasal dari binatang. Wanita hamil hanya boleh memakan makanan berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti jagung. Jagung memang mengandung phytochemical yang rendah. Phytochemical adalah zat kimia yang jika masuk ke dalam tubuh wanita hamil dapat menyebabkan teratogenik yaitu cacat lahir pada bayi.


Ditambahkan pula oleh Profesor Sherman, analisis terhadap penelitian yang ia lakukan terhadap wanita hamil yang mengalami morning sick yaitu penghindaran yang dilakukan oleh wanita hamil terhadap jenis makanan tertentu terjadi karena hal ini merupakan salah satu bentuk reaksi tubuh untuk melindungi kesehatan si ibu ketika sistem kekebalannya secara alamaiah tertekan oleh bayi yang berkembang di rahimnya. jika si ibu muntah dan mual, hal ini akan melindungi bayi dari racun-racun yang jika masuk ke dalam tubuh si ibu akan mengakibatkan cacat lahir pada anak seperti perkembangan organ yang tidak sempurna, karena pada usia 2 sampai 3 bulan terjadi pertumbuhan dan perkembangan janin.
Dalam tahap ini janin akan membentuk organ-organ tubuh seperti tangan, mata, kaki dan lain-lain. Jika masuk racun maka bayi yang akan lahir dapat cacat.

So, setelah tahu tentang hal ini para calon ibu tidak perlu khawatir lagi. Hanya saja perlu diperhatikan apa-apa saja yang harus dilakukan dan sekaligus dihindari pada sat mengalami morning sick.

Tentang tips pada saat morning sick bisa dibaca pada posting selanjutnya.

(www.sheknow.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s