Ngidam

Ngidam adalah sesuatu hal lazim yang dialami oleh sebagian besar wanita yang sedang hamil. Memang ada sebagian dari wanita hamil yang sama sekali tidak merasakan hal yang satu ini. Nah, kok bisa begitu ya?

Saat hamil ada banyak sekali hormon yang diproduksi yang menyebabkan berbagai perubahan fisik maupun psikologis pada ibu hamil. Produksi air liur yang meningkat, juga menyebabkan mulut akan menjadi lebih basah dari biasanya. Jangan heran jika tiba-tiba selera makan ibu hamil menjadi berubah, menginginkan jenis makanan tertentu, dan banyak lagi contoh lainnya. Dan semua itu juga bisa berbeda pada setiap ibu hamil. Termasuk saya sekarang ini, di kehamilan kali ini makan apa-apa rasanya eneg, pengennya bikin rujak terus. Pagi-pagi juga rasanya eneg makan nasi jadi kadang diganti sama surabi oncom, arem-arem, kue basah, dan cemilan lainnya.

 

Lanjut membaca

Kejutan Dua Garis

Image

Dulu, di awal-awal setelah menikah, saya selalu menantikan ada kejutan dua garis yang muncul secara bergantian. Dua garis yang begitu saya nantikan. Bukan hanya saya malah, tapi suami dan keluarga besar saya. Tidak perlu menunggu lama, boleh dibilang seperti makan di restoran cepat saji, permintaan dua garis itu langsung saya dapatkan. Itulah kehamilan pertama saya yang hanya berumur sekitar 8 minggu karena saya keguguran.

Lanjut membaca

Kartinian Kaira

Cerita yang terlewat di bulan April. Kartinian. Ada 2 acara kartinian di bulan April kemarin. Acara pertama yaitu Kartinian di sekolah Kaira dan yang kedua di sekolah Tanisha.  Kartinian tahun ini adalah kartinian pertama untuk Kaira di tahun pertama sekolahnya.

Kaira memang sangat ingin bisa didandanin. Dulu dia melihat kakaknya dan tanya kapan tiba gilirannya. Dan saat tau di sekolahnya akan mengadakan acara kartinian, setiap hari tanya lagi kapan dan kapan hehehe. Nah, tepat di tanggal 21 April 2012, acara kartiniannya diadakan. Alhamdulillah jatuh pada hari Sabtu, jadi saya bisa mendampingi.

Lanjut membaca

Ditipu ‘Teman’ dari Dunia Maya

Apa kabar blog? Apa kabar temen-temen blogger? Sudah lama banget belum sempat update atau sekedar mampir ke blog sahabat yang sepertinya banyak yang lagi semangat nulis. Sesaat terbenam di kesibukan kantor. Banyak draft yang masih nyangkut tapi saya pikir harus menyempatkan diri untuk posting tentang hal yang satu ini.

Sebenarnya saya tidak mau cerita karena itu berarti mebuka ‘kebodohan sendiri’. Tapi setelah saya pikir-pikir, mungkin ini akan bermanfaat buat orang lain. Semoga. Berawal dari sekitar setahun lalu.

Lanjut membaca

Selamat Ulang Tahun untuk Kakak Tercinta

Selamat Ulang Tahun Mba Ivo :)Di tengah deadline kerjaan, saya ingin break sejenak untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada kakak tercinta, Ivo Rully. Hari ini, 17 April 2012, Mba Ivo genap berusia 33 tahun. Selamat ulang tahun Mbakku tercinta.

Satu setengah tahun lebih tua dari saya. Jadi memang besarnya kami jadi sebaya. Orang tua kami menikah di tahun 1978, melahirkan Mba Ivo di tahun 1979 dan disusul saya yang lahir di bulan Oktober 1980, dua adik saya menyusul lahir di setiap dua tahun berturut-turut dan baru adik saya yang terakhir yang agak jauh jaraknya yaitu lima tahun. Cukup produktif juga ya hehehe..ngga heran kami anak-anaknya mengikuti jejak beliau :D Mba Ivo langsung melahirkan 3 kali dalam 3 tahun usia pernikahannya, saya juga melahirkan 2 kali dalam 2 tahun usia pernikahan. Adik saya masih 1 kali melahirkan nih karena memang KB (ditunda).

Lanjut membaca

Hang Out

Baru aja dapat pesen di bb dari suami tercinta. Isinya? Mmm..boleh juga.

Nyusul ke kantornya di Jakarta dan kita hang out berdua..mungkin bisa sampai tengah malam :D Trus bagaimana menjelaskan ke anak-anak? Alasan apa yang mau diberikan sama mereka ya?

Wah kayanya ini belum dapat jawaban sampai sekarang. Yang pasti, jika saya OK dengan ajakan itu, saya harus pulang tenggo alias pas ‘teng’ langsung ‘go’ demi mengejar bus terakhir yang ke Jakarta lalu disambung naik bus way sampai bunderan HI untuk ke kantor suami. Perjalan yang panjang juga. Tapi tetap tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kesenangan saya nanti saat jalan berdua dengan suami tercinta.

Tapi..bisa tenggo ga ya? Bos ada dan kerjaan masih mengalir. Diberanikan aja deh ijin pulang cepet (sebenarnya jika dilihat jam kerja pas karena jam kerja kan sampai jam 5 sore, tapi jam rutin saya selalu molor sampai jam 7 atau 8 malam :( ) . Harus menyiapkan alasan yang tepat. Tapi saking saya ngga bisa ‘boong’ ya udah apa adanya aja bilang mau jalan-jalan sama suami di Jakarta. Hehehe.

Kerjaan masih menumpuk. Bos masih bolak balik. Eits, lihat jeng Allisa juga baru posting tulisan baru, waduh gimana ini? *lirik jam udah mepet. Ya semoga saja ajakan suami ini ngga sia-sia dan istrinya ini bisa menyelesaikan semua kerjaan hari ini sebelum ketinggalan bus. Dan semoga anak-anak bisa mengerti keinginan ortunya :) Maaf ya sayang, besok kita jalan-jalan bareng deh :)

Semoga malam ini menjadi malam yang menyenangkan buat saya dan suami tercinta.

Ayo Ayah..kita hang out!!

Arisan

Saya yakin semua orang pasti tau tentang arisan. Minimal pasti pernah dengarlah. Mulai dari arisan keluarga, RT, Arisan RW, Arisan Pengajian, Arisan kantor sampai  arisan barang. Secara garis besar arisan adalah sebuah kegiatan mengumpulkan uang dalam jumlah yang sama yang dilakukan orang sekelompok atau beberapa orang, yang kemudian jumlah uang yang terkumpul dimenangkan oleh seseorang dengan cara mengundinya dan kegiatan ini berlangsung secara berkala sampai semua orang yang ikut mendapatkan sejumlah uang yang sama. Meskipun dalam perkembangannya, sejumlah uang yang dikumpulkan dapat menjadi sebuah barang atau produk tertentu, bahkan ada juga yang digunakan untuk tujuan rekreasi bersama.

Nah, mengapa tiba-tiba saya pengen posting tentang arisan? Habis dapat kocokan ya? YUP, Betul sekali. Makan-makan dong! Eits nanti dulu, kita lanjut lagi topik arisannya.

Buat saya pribadi, tujuan utama saya ikut arisan adalah untuk bersosialisasi atau bersilaturahmi. Meskipun senang juga seandainya saat diundi nama saya yang keluar. Ada arisan RT, yang memang ajang untuk bertemu ibu-ibu lainnya yang ada di sekitar rumah lingkup satu RT. Dulu sebelum banyak warganya, saya sempat mengikuti arisan RW, tapi setelah sudah terlalu padat dibagi menjadi per RT. Untuk acara pengajian rutin saya ikut tapi disana tidak ada arisan, hanya bergilir tempat saja. Dan yang saya dapat bulan ini adalah arisan kantor. Sebenarnya di kantor saya sendiri ngga ada karena memang orangnya sendikit yang di kantor (kebanyakan di lapangan) tapi ini di salah satu cabangnya. Waktu itu kebetulan saya sedang ke kantor lain yang masih satu grup juga dan pas ada pembentukan arisan baru. Langsung deh ditodong untuk ikutan. Saya pikir ngga ada salahnya juga malah bisa rutin bersilaturahmi dengan teman-teman yang ada disana. Kocokan di bulan ini nama saya keluar. Ya Alhamdulillah.

 Ada seorang teman yang senang sekali ikut arisan, dia bilang, “lumayan buat tabungan, kalau ngga gini susah banget nabung”.  Tapi ada juga teman yang malas banget ikutan, bahkan terkesan menghindar kalau diajakin dan bilang, “ah arisan kan sama aja duitnya muter-muter juga sama dengan kita ngumpulin sendiri, ngga pake tekor lagi kepotong konsumsi trus paling-paling malah pada ngrumpi”.  Itu sebagai contoh saja pandangan orang tentang arisan. Bagi yang memang bertujuan buat nabung, ya malah bagus kan. Menurut saya sah-sah saja. Yang males ikutan juga hak masing-masing orang mau ikut apa ngga :)

Dilihat dari alasan-alasan tersebut, arisan berarti ada segi positif dan negatifnya. Dari sesi positif antara lain :

-          Sebagai sarana untuk bersosialisasi atau bersilaturahmi. Untuk orang seperti saya yang pergi pagi pulang malam karena bekerja, jika tidak ikut arisan RT, misalnya saya mungkin tidak banyak

-          Sarana pemasaran. Dari kedekatan di acarisan, bisa juga untuk bisnis.

-          Menabung. Bagi yang sudah untuk menyisihkan uang ke tabungan, dengan arisan jadi ‘terpaksa menyisihkan’.

-          Simpanan jangka panjang. Ada juga bank atau badan yang menawarkan system arisan jangka panjang untuk keperluan pendidikan, pembelian rumah dan lain-lain.

Sisi negatifnya?

-          Tempat ngerumpi. Ya memang jika kita lihat ada benarnya juga jika arisan yang seharusnya dijadikan ajang silaturahmi, sering malah buat ngerumpri dan buat gossip. Jika sudah begitu, kembali ke diri kita sendiri sebenarnya, kalau tidak mau ikut dalam per-ngerumpian itu ya tidak usah ikut ngerumpi (bisa ngga ya? hehehe).

-          Dari sisi keuangan, seringkali uang arisan yang didapat lebih kecil dari yang dibayarkan. Bahkan ada yang malah minus. Kok bisa? Ya, seringkali ada potongan untuk administrasi dan uang konsumsi. Bahkan jika pengeluaran untuk menjamu tamu arisannya over budget bisa minus dong.

Ok temans, masih tetap tertarik dengan arisan kan? Atau termasuk yang mana nih? Semoga kita bisa mengambil manfaat positifnya.

Selamat berakhir pekan!!!

 

Dicolek Serangga

Sepertinya sedang hangat-hangatnya orang bicara soal serangga Tomcat, jenis serangga Paederus yang memproduksi toksin yang disebut paederin. Toksin tersebut jika terkena kulit bisa menimbulkan kulit melepuh seperti luka bakar dan mengeluarkan cairan. Termasuk saya juga, yang perlu wajib tahu tentang serangga tersebut agar bisa mengantisipasi jika bertemu dengan serangga tersebut, termasuk menjelaskan ke anak-anak.

Sepulang jalan-jalan ke mall har Sabtu kemarin, saya merasakan gatal di ujung kelopak mata. Saya pikir gatal biasa saja dan saya kucek. Tapi rasa gatalnya kok berubah perih. Kemudian saya segera mencuci muka. Tapi tetap saja gatal dan perih bahkan sudah sampai seluruh kelopak mata saya sebelah kanan. Saya lihat dicermin, di area gatal memang merah dan seperti melepuh, sedangkan perihnya karena lecet saat saya garuk. Tapi itu bukan gara-gara si Tomcat. Yang jelas mungkin temannya si Tomcat itu juga, sejenis serangga, tapi saya kurang tau yang mana karena ini bukan pertama kalinya saya terkena serangga.

Beginilah tampilan colekan serangga di muka saya sebelah kanan :

Iritasi karena serangga

Takut gatalnya menyebar, saya oleskan antiseptic yang belakangan saya tahu dari dokter itu salah banget, hehehe. Sehari setelah itu mata dan pipi saya jadi bengkak. Terasa banget bagi pemakai kaca mata seperti saya karena kacamatanya seperti sempit di sebelah kanan saja dan sepertinya saya bisa melirik sendiri pipi kiri saya, hahaha..jadi chubby sebelah. Wah harus ke dokter nih kalau sudah begini. Benar saja, KARENA SERANGGA. Setelah itu saya mendapatkan salep khusus sekitar mata, antibiotik, anti nyeri dan anti infeksi. Waduh antibiotic lagi, kan harus dihabiskan. Ya ngga papalah yang penting cepet sembuh aja nanti. Otomatis sebelum akibat colekan serangga ini sembuh saya ngga berani mencium anak-anak saya :( hiks. Anak-anak yang biasanya pegang-pegang pipi mamanya aja untuk sementara saya larang. Hari ini rasa sudah agak kempes bengkaknya, Alhamdulillah. Gatal masih ada tapi sudah berkurang. Berdasarkan pengalaman colekan serangga kali ini, yang harus saya perhatikana antara lain :

- Sering-sering cuci tangan pakai sabun, apalagi setelah bepergian.

- Jangan suka mengucek mata, gatel dikit nguceknya kenceng banget, lecet deh.

- Segera cuci muka pakai sabun jika terasa gatalnya ngga wajar.

- Jangan sembarangan mengoleskan obat ke permukaan yang sakit jika belum jelas itu apa, kasus saya memberi antiseptic di kelopak mata itu salah karena kelopak mata adalah daerah sensitive dan rawan masuk ke mata. Termasuk penggunaan kosmetik yang terlalu dekat dengan mata ternyata kata dokter bahaya juga. – Segera ke dokter jika gatal berlanjut.

- Narsis tetap bisa asalkan jangan terlihat bagian sakitnya (hehehe..kalau ini ngga penting banget :D )

Biar bengkak sebelah tetep narsis :) *yang difoto sebelahnya lagi biar ngga keliatan :D 

Panen Pisang Ambon (lagi)

Ini untuk yang kesekian kalinya kami panen pisang dari lahan rumah mungil kami. Panen pertamanya pernah saya posting disini dan awal menanamnya di sini. Pisang yang kami tanam di rumah sebagian besar adalah jenis pisang ambon. Tapi lebaran kemarin sempat menanam juga yang pisang raja. Total pohon pisang kami sekarang ada delapan pohon. Nah 2 minggu lalu kita panen karena memang sudah tua buahnya. Sayang kalau malah roboh nantinya. Apalagi pohon pisang di rumah kami kalau sedang berbuah banyak dan besar-besar. Pohon papaya kami yang terakhir juga sudah roboh saat hujan plus angin sebulan lalu.Hiks :(

Dalam sekali panen satu pohon bisa dapat 15 sisir, per sisirnya bisa sekitar 15 buah. Satu buahnya saya bisa berdua dengan suami karena ukurannya jumbo. Lumayan bisa berbagi lagi dengan tetangga satu gang dan teman-teman kantor setelah diperam selama seminggu. Berikut gaya Ayah dan Mama nya anak-anak sama pisang ambon dari halaman sendiri :)

Ini Ayah sedang panen

meski panen tetep gaya dulu ya Yah :)

Yang ini Ayah sama pisang setelah diperam seminggu..siap didistribusikan ke tetangga ;)

dan ini

berat juga loh bawa 2 sisir pisang gitu..*bentar ya Ayah pegang dl Mama poto dl hehehe

Kalau yang ini, ngga mau ketinggalan.. Mama habis senam ikut foto dulu sebelum muter bagi-bagi pisang..

Nah anak-anaknya mana ya? Anak-anak cukup menikmati aja pisangnya. Jadi ngga sabar nunggu yang pohon pisang raja berbuah nih :D Kalau pohon-pohon kami yang lain mungkin masih lama berbuahnya. Pohon mangga mungkin baru 2 tahun lagi, alpukat 4-5 tahun, kelapa ijo 4 tahun, rambutan kayanya mau kita tebang aja, jeruk bali harusnya udah berbuah tapi bunganya gugur terus :( . Mudah-mudahan suatu hari nanti kita bisa punya rumah yang ada kebunnya betulan yang luuuuaaaasss. Wah pasti asik ya.

Lebih Langsing

apa bener lebih langsing??? :D

Sebulan lalu masih banyak yang bilang saya gendut dan kelihatan bulet. Seperti postingan saya sebelumnya, Mama Gendut. Beberapa bahkan ada yang bilang pipi udah mirip bapau, hahaha. Tapi seminggu terakhir ini yang saya dengar malah sebaliknya. Katanya sekarang saya jadi lebih langsing. Duh, dalam hati kok rasanya seneng ya..Mungkin alamiah kalau sebagian besar kaum hawa bakal berbunga-bunga jika dikatakan lebih langsing :D (langsung kasi HP ke orang yang bilang dan minta dipotoin *jiahh narsis deh).

Saya sih ngga begitu terusik dengan ledekan gendut atau apalah yang sejenisnya itu, tapi lama-lama kepikiran juga. Apalagi jika pakai baju sering kurang nyaman. Seringkali juga susah cari ukuran kalau beli baju. Akhirnya mulai deh program dietnya.

Sekitar sebulan perjalanan untuk diet, suami bilang jika beliau lebih suka jika saya agak sedikit berisi, ya gemuk diiikiit lah. Alhamdulillah, saya jadi tidak terlalu ngoyo untuk bisa lebih kurus lagi. Cuma katanya sih mesti rajin olah raga. Nah itu dia yang susah, hahaha… Untuk saya yang paling susah mengecil itu di lengan atas, paha dan perut. Orang bilang itu masalah umum emak-emak lain juga (wah cari pembenaran nih kayanya :D ).

Pagi ini berangkat ke kantor, dari mulai tempat parkir sampai kantor ketemu orang bilangnya, ‘Wah Bu Rully sekarang kecil ya, jadi kaya ABG lagi’.  Itu sebenernya yang membuat saya pengen langsung posting. Kapan lagi dipuji begitu. Hahaha..

Piiissss yaaa…

piiissss :)