ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Bagi ibu yang tidak bekerja yang selalu bisa bersama bayinya, pemberian ASI tidak pernah ada masalah selama si Ibu keluar ASInya lancar. Tapi bagi para ibu yang bekerja, sebelum masa cuti bekerjanya habis, mulai disibukkan dengan kegiatan memerah/memompa dan menyimpan ASI.
Memang tidak semua ibu bekerja mau disibukkan dengan kegiatan ini dan memilih beralih ke susu formula. Atau memang karena ada alasan lain untuk tidak bisa melakukan kegiatan memerah dan menyimpan ASI sehingga mengharuskannya untuk menggunakan susu formula seagai pengganti ASI. Seiring dengan meningkatnya kesadaran betapa pentingnya ASI bagi bayi, banyak ibu bekerja yang melakukannya. Tetapi banyak juga para ibu yang ingin memerah dan menyimpan ASI nya tetapi belum tahu caranya.
Awalnya saya mengira memerah dan menyimpan ASI itu sesuatu hal yang merepotkan. Setelah mencari informasi dan bertanya kepada teman-teman yang sudah mempraktekannya, hal itu bisa dilakukan dengan mudah.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memerah dan meyimpan ASI antara lain :
Niat dan Informasi
Para ibu atau calon ibu harus benar-benar berniat untuk memerah ASI demi memenuhi kebutuhan sang buah hati tercinta. Kemudian bekali dengan informasi seputar memerah dan menyimpan ASI. Akan lebih baik sharing dengan para ibu yang lain yang sudah pernah melakukannya. Pembekalan ini sebaiknya dilakukan beberapa bulan menjelang melahirkan.

