Cemilan Sehat untuk Anak

 

Handaru dan cemilannya*

Setiap orang tua pasti menginginkan anak-anaknya tumbuh sehat dan selalu berupaya memberikan makanan untuk kecukupan gizi anak. Tapi seringkali para orang tua dibuat bingung dan khawatir karena anaknya susah makan atau mau makan tapi pemilih sekali. Pemberian makanan selingan diantara waktu makan diharapkan dapat melengkapi kekurangan kebutuhan gizi si anak yang susah makan atau pemilih tersebut. Makanan selingan atau bisa disebut juga cemilan untuk anak juga harus dipilih dengan benar, jika tidak malah akan membahayakan bagi anak itu sendiri. Cemilan juga berfungsi untuk memperkenalkan beraneka jenis rasa kepada anak-anak.

Cemilan sehat idealnya dibuat sendiri di rumah karena kita bisa mengetahui pasti bahan-bahan yang digunakan dan dapat mementukan sendiri mau kandungan apa di dalamnya. Resep-resep cemilan sehat juga mudah ditemukan di toko-toko buku atau browsing di internet. Tapi kita memang seringkali tidak ada waktu untuk membuat sendiri di rumah atau mungkin tidak pede untuk membuat sendiri. Akhirnya kita memilih yang praktis saja toh di toko-toko makanan juga banyak cemilan-cemilan yang bisa dikonsumsi.

Sayangnya, sebagian  cemilan di pasaran dewasa ini umumnya padat kalori dan berkadar MSG (monosodium glutamate) tinggi. Padahal idealnya cemilan sehat adalah yang kaya akan protein, vitamin dan serat pangan serta memiliki GI (Glicemix Index) rendah. GI menurut Prof. Dr. Made Astawan, seorang ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor, adalah peringkat yang diberikan pada bahan makanan dari nilai 0-100 berdasarkan kemampuannya untuk menaikkan kadar gula darah tubuh. Bahan pangan yang dengan cepat menaikkan kadar gula darah sesaat setelah dikonsumsi, memiliki nilai GI yang tinggi. Sebaliknya bahan pangan yang lambat menaikkan kadar gula darah setelah dikonsumsi, memiliki GI renda.  Cemilan berbasis tepung kedelai dan buah-buahan kering terbukti sebagai salah satu cemilan yang memiliki GI rendah. Selain itu, juga mengandung protein dan serat pangan yang tinggi serta kandungan gula dan daya cerna pati yang rendah.

Berikut ada beberapa cemilan yang bisa dipilih, yang saya dapat dari http://pontianak.tribunnews.com:

Cemilan berbahan gandum/sereal

Cemilan yang terbuat dari whole-grain mengandung karbohidrat kompleks dan serat tinggi, yang dapat memberikan asupan energi dalam jangka waktu yang cukup lama. Cari jenis cemilan seperti crackers, oatmeal/havermut, cereal, roti (dengan mentega tanpa garam, selai kacang, selai buah, taburan meses.

Sayur dan buah-buahan
Makan sayur dan buah-buahan membuat perut anda terasa penuh tanpa menambah lemak dan hanya sedikit kalori. Mereka juga mengandung vitamin, mineral, serat dan nutrisi lainnya. Contoh: potongan buah segar, potongan sayur yang dikukus (wortel, brokoli, dll) disajikan dengan celupan/olesan lezat (spt saus keju, selai, dan sebagainya), ubi/singkong kukus/rebus, jus wortel, kentang panggang, cake wortel, cake pisang, dll.

Kacang-kacangan dan biji-bijian
Kacang-kacangan dan bijibijian adalah sumber protein yang baik, yang dapat membuat perut anda terasa kenyang lebih lama. Lemak yang ada pada kacang-kacangan dan biji-bijian adalah monounsaturated fat -lemak tak jenuh tunggal (?), suatu jenis lemak yang baik bagi tubuh. Kacang-kacangan dan buah-buahan mengandung kalori yang sangat tinggi, jadi jangan makan terlalu banyak. Contoh: bubur kacang hijau, susu kacang kedelai, kacang polong kukus.

Produk susu
Keju, yogurt dan produk yang mengandung susu lain adalah sumber kalsium, protein dan nutrisi lainnya. Produk susu dapat memiliki kandungan lemak yang tinggi, jadi pilih produk yang rendah lemak. Yogurt mungkin mengandung banyak tambahan gula, jadi anda bisa mempertimbangkan penggunaan yogurt yang “ringan” bila anda ingin membatasi asupan kalori anda.

Contoh cemilan: susu UHT dalam kemasan, yogurt plain, milkshake buah (susu diblender dengan buah segar dan es krim vanili), yogurt plus potongan buah, puding yang mengandung susu.

Meskipun cemilan dapat menjadi tambahan dalam menu yang sehat, cemilan juga dapat menjadi sumber kelebihan kalori bila tidak dimakan dengan hati-hati. Sebagai contoh, sejumlah kacang almond (sekitar 23 biji atau segenggam) mengandung 164 kalori. Akan tetapi bila anda makan segenggam segenggam sehingga jumlah totalnya menjadi satu cangkir kacang almon, maka hitungan kalorinya akan melonjak menjadi lebih dari 800 kalori.
Selamat memilih cemilan yang sehat untuk anak dan keluarga :)

*thanks to Mba Yulia (Mama Handaru) untuk photonya :)

About these ads

2 thoughts on “Cemilan Sehat untuk Anak

  1. Pemerintah perlu lebih banyak mengawasi secara intensif camilan/ snack yang ada di pasaran saat ini, apalagi di pedesaan yang begitu mudah dan murah di jual tanpa ada pengawasan dari segi kesehatan..
    terimakasih.

    • Betul sekali Bu (maaf ini Bu apa Pak yah ^_^ ?)
      Pemerintah dengan semua masyarakat harus bersama-sama mengawasi peredaran cemilan (snack) yang ada sekarang ini.
      Jangankan di pedesaan yang jauh dari jangkauan pemerintah, di kota-kota besar juga banyak jenis cemilan berbahaya bagi kesehatan yang lolos sampai ke konsumen.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s